dutapublik.com, BEKASI – Gunawan atau dalam keseharianya biasa disebut Mbah Goen, yang dikenal sebagai salah satu pelaku usaha wisata dan pengamat kebijakan-kebijakan politik di Kabupaten Bekasi, menyambut baik dengan adanya kegiatan Forum Konsultasi Publik yang dilakukan oleh Pemkab Bekasi terkait dengan Rancangan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Bekasi tahun 2023-2026 yang diselenggarakan secara Virtual, pada Rabu (23/2/).
Menurut Mbah Goen saat dihubungi media dutapublik.com melalui sambungan selulernya mengatakan, dirinya mengapresiasi adanya acara tersebut. Di mana Pemkab Bekasi menjadi apa yang diinginkan masyarakatnya selama ini.
“Dengan adanya kegiatan Forum Konsultasi Publik, saya rasa Pemkab Bekasi sudah membuka diri terhadap partisipasi publik dalam pembangunan daerah sejak mulai dari perencanaan.”
“Jadi, kegiatan seperti ini memang sangat bagus dan menjadi keinginan masyarakat sejak lama. Terlebih lagi nantinya, acara semacam ini dapat dilaksanakan secara kontinyu serta konsisten oleh Pemkab Bekasi dalam setiap menyusun rencana dan pelaksanaan program-program pembangunan,” ujarnya.
Sebagai salah satu undangan dalam acara Forum Konsultasi Publik tersebut, Mbh Goen yang juga diketahui sebagai Ketum LSM SNIPER INDONESIA, juga memberikan saran dan masukannya, khususnya dalam hal Infrastruktur jalan kepada Pemkab Bekasi.
“Harapan ke depan, Pemkab Bekasi dapat membuat rencana program pembangunan infrastruktur khususnya pembangunan jalan, berupa pembangunan jalan baru maupun jalan lingkar antar Kecamatan dan rencana program itu dimasukan kedalam Rencana Program Proyek Strategis Darah Kabupaten Bekasi tahun 2023-2026,” imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, lanjutnya, kondisi wilayah Kabupaten Bekasi adalah sebagai daerah industri. Bertambahnya populasi penduduk dan semakin banyaknya volume kendaraan yang melintas di wilayah Kabupaten Bekasi pastilah terjadi.
“Kurang lebih 3 atau 5 tahun ke depan bukan tidak mungkin Kabupaten Bekasi akan menjadi daerah macet. Tentunya hal tersebut mesti diantisipasi dari sekarang dengan membuat jalan baru atau jalan lingkar antar Kecamatan,” pungkasnya. (Iwan Ridwan)





