Baru Seumur Toge Pengaspalan Hot Mix Jalan Provinsi Sudah Rusak

364

dutapublik.com, TANGGAMUS  – pengaspalan hotmix jalan Provinsi, tepatnya ruas jalan Pekon Badak Samapi pekon Kuripan, Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus Lampung, sudah nampak tanda tanda kerusakan

Pasalnya baru hitungan hari pengaspalan hotmix jalan Provinsi tersebut sudah menunjukan retak retak di beberapa titik ruas jalan tersebut. Selain pengerjaan diduga asal asalan, proyek jalan hotmix tak dilengkapi dengan papan informasi yang terpasang di lokasi proyek.

Menanggapi hal tersebut saat dikonfirmasi awak media dutapublik, Ketua Lembaga Pemantau Aset dan Keuangan Negara Republik Indonesia (LPAKN RI) PRO JAMIN, yang berkantor di Pekon Kuripan Kecamatan Limau , Kabupaten Tanggamus, Helmi angkat bicara pada Jumat (5/1/2024).

Menurut Helmi pengaspalan jenis hotmix tepatnya di Pekon Badak sampai Pekon Kuripan, baginya selaku lembaga kontrol, dalam pengerjaannya itu tidak maksimal karena bisa dilihat sendiri dari kwalitas aspal yang tidak sesuai.

“Kenapa saya berani bilang kwalitasnya kurang bagus karena baru hitungan hari dari pengerjaan aspal tersebut sudah nampak tanda tanda kerusakan yang diawali adanya titik titik keretakan di ruas jalan yang baru dibangun,” ujar Helmi.

“Kemudian yang paling kami sayangkan dari proyek tersebut disitu sangat jelas setelah selesai dikerjakan, ada anggota Dewan Tanggamus mengucapkan tanda terima kasih dengan salah satu anggota dewan provinsi. Adapun tujuannya kita gak tau kerena tahun ini tahun politik, namun yang menjadi pertanyaan saya kenapa dan ada apa dengan proyek jalan tersebut baru hitungan hari udah pada retak retak.”

“Jadi sudah sewajarnya juga kami sebagai Lembaga LPAKN RI PRO JAMIN menduga pengaspalan ruas jalan provinsi di Pekon Badak menuju Pekon Kuripan itu asal jadi,” paparnya.

Lanjut Helmi mengingat ini tahun politik Anggota Dewan Tanggamus yang menyebut nama salah satu anggota Dewan Provinsi dari partai tertentu, dalam hal pembangunan jalan di Kecamatan Limau ini, untuk segera mengkoreksi pekerjaan tersebut, jangan diam seolah olah tidak tahu kalau jalan yang baru mereka promosikan itu sudah nampak titik kerusakan.

“Yang jelas kami selaku lembaga kontrol LPAKN RI PRO JAMIN menduga pembangunan jalan hotmix di Pekon Badak sampai Pekon Kuripan dikerjakan asal jadi karena baru hitungan hari jalan tersebut sudah ada titik titik keretakan, artinya kalau seperti itu dari kwalitasnya pasti tidak sesuai kemudian papan informasi pun tidak tampak di lokasi pengerjaan,” pungkasnya. (Sarip)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *