Berikut Bantahan Kepala SMAN 1 Cikampek Usai Dituding Lakukan Pemangkasan Dana Beasiswa Karawang Cerdas 

629

dutapublik.com, KARAWANG – Kepala SMAN 1 Cikampek, Agus Setiawan memberikan tanggapan atas adanya pemberitaan dari salah satu media online. Dimana di media tersebut, Agus Setiawan diberitakan oleh wartawan dengan judul “Beasiswa Karawang Cerdas, Diduga Dipangkas Kepala SMAN 1 Cikampek Kabupaten Karawang”.

Agus memberikan keterangan bahwa ia melakukan pemblokiran nomor Whatsapp awak media tersebut sesuai dengan yang ada di berita dengan alasan sikap dari awak media tersebut yang dirasa tidak simpatik.

Selain itu Agus juga menilai judul berita di media tersebut sangat tendensius dan dilihat dari isi beritanya pun itu tidak berimbang. “Itu bukan fakta tetapi hanya opini dari penulis, tanpa konfirmasi terlebih dahulu ke saya. Adapun kronologisnya bisa saya jelaskan bahwa pada hari Minggu tanggal 15 Oktober sekira jam 10 awak media tersebut Whatsapp saya kemudian nelepon berkali kali ke saya dan pada saat itu saya sedang berada di rumah sakit mendampingi istri saya yang sedang di rawat di rumah sakit dan saya pun karena sudah dua Minggu ini bulak balik ke rumah sakit pada saat itu kondisi itu sedang kurang sehat dan sedang tidur, nah karena awak media tersebut terus-terusan menghubungi saya privasi saya merasa terganggu akhirnya saya blokir, karena pada saat itu saya benar benar ingin istirahat dengan kondisi yang kurang sehat, nah jadi diblokirnya itu karena situasi dan kondisi kesehatan saya yang lagi kurang sehat,” ujar Agus, Selasa (17/10/2023).

“Kemudian terkait substansi berita bahwa diberitakan beasiswa Karawang cerdas tahun 2021 itu dipangkas oleh panitia, perlu saya jelaskan bahwa yang pertama tahun 2021 itu pihak BjB dan Bagian Kesra Pemerintah Kabupaten Karawang meminjam tempat di SMAN 1 Cikampek untuk pembagian beasiswa Karawang Cerdas, jadi SMA cikampek itu hanya ketempatan saja numpang tempat di SMAN 1 Cikampek adapun semuanya pelaksananya itu adalah dari bank BJB dengan dihadiri Bagian Kesra, yang hadir saat itu sekolah sekolah dari SD, SMP, SMA se-Kecamatan Kotabaru yang jumlahnya kurang lebih ada 400 siswa lebih ya, nah saya selaku kepala sekolah memberikan izin untuk dijadikan tempat pembagian beasiswa Karawang cerdas tersebut, hanya sebatas meminjamkan tempat, adapun pelaksana dari BJB dan Baagian Kesra itu dimulai setelah Jumatan saya ingat waktu itu habis Jumat selesainya pun sampai jam 8 malam,” ungkapnya.

“Karena jumlahnya banyak kemudian juga banyak orang yang datangndan jumlah uang yang disiapkan oleh pihak BJB dan Kesra itu banyak, saya berinisiatif untuk kordinasi dengan Polsek Kotabaru untuk mengamankan situasi dan kondisi dan akhirnya pihak Polsek waktu itu datang, kemudian memantau, saya juga yang menjamu secara pribadi dan memberikan konsumsi ke pihak kepolisian, tidak melibatkan dan atau meminta sepeserpun dari BJB ataupun dari Kesra, karena saya tanyakan ke pihak BJB dan Kesra pun tidak ada anggaran untuk itu, sehingga saya berinisiatif ya sudahlah untuk konsumsi ngopi-ngopi ajah biar dari saya, jadi tidak ada pemotongan sepeserpun, bahkan dari pihak BJB itu langsung disalurkan kepada para siswanya di hadapan orang tuanya tidak melalui sekolah, jadi kalau ada pemberitahuan pihak panitia memotong yang perlu dipertanyakan itu siapa panitia nya, karena tidak ada panitia saat itu, karena tidak ada panitia, ini disalurkan langsung dari pihak BJB kepada siswa dan orang tuanya, jadi kami selaku yang ditempatin tidak ada kepentingan apalagi untuk memotong karena tidak mungkin bisa memotong dan tidak ada keinginan sedikitpun niat apapun melakukan itu sekali lagi bahwa pemberitaan itu tidak benar kalaupun katakanlah si awak media tersebut mendapatkan informasi narasumber ada pemotongan tolong dikonfirmasi kepada narasumber tersebut, katakanlah disitu disebutkan di berita itu TU SMK swasta tanya ke TU SMK tersebut siapa yang memotong dimana dan kapan yang pasti saya selaku Kepala SMA Negeri 1 Cikampek yang saat itu ketempatan untuk menyalurkan beasiswa hanya memberikan peminjaman tempat untuk menyalurkan beasiswa Karawang Cerdas nah itu menjadi supaya bisa diluruskan bahwa pemberitaan itu tidak benar,” pungkasnya. (Rahmat)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *