dutapublik.com, TANGGAMUS – Sosialisasi Kemitraan Pemerintah Kabupaten Tanggamus dan BNI 46 Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Produk BNI lainnya, dibuka secara virtual zoom meeting di ruang utama Setda Kabupaten Tanggamus, pada Selasa (14/9).
Hadir dalam virtual zoom tersebut Sekretaris Daerah, Para Asisten dan Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Tanggamus serta Pimpinan Kantor Cabang Tanjung Karang, PT. BNI (Persero) Tbk, beserta para Camat, Lurah dan Kepala Pekon se Kabupaten Tanggamus.
Maryani, selaku Kepala Kerja Sama Setda Kabupaten Tanggamus menyampaikan, pada prinsipnya kesepakatan tersebut dibuat dalam rangka untuk menunjang bangkitnya kembali Koperasi.”
“Serta melebarkan Kredit Usaha Rakyat dan BUMDes di Kabupaten Tanggamus dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing sehingga memberikan manfaat bagi kita bersama terutama dalam penyediaan pembangunan layanan perbankan,” katanya.
Lanjut Maryani, Sosialisasi Kerja Sama tersebut yang sangat menguntungkan bagi Pemerintah Kabupaten Tanggamus utamanya bagi upaya intensifikasi dan ekstensifikasi sumber Pendapatan Asli Daerah sektor pajak dan Retribusi.
“Karena program KUR adalah salah satu program Pemerintah dalam meningkatkan akses pembiayaan kepada Petani, Mikro Kecil dan menengah UMKM,” terangnya.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat memberikan manfaat dan bantuan luar biasa bagi para Petani. Walaupun sementara baru dapat dirasakan sebagian orang Petani Kopi.
Sangat berharap juga kiranya program KUR daru BNI 46 nantinya merambah ke Koperasi sebagai wadah para Petani Kakao, Lada, Cengkeh, Padi sampai dengan Peternak dan Nelayan.
“Harapan kami semoga PT BNI Persero Tbk., dapat menjadi sistem lembaga perbankan yang maju dan terbaik di Indonesia pada umumnya dan mohon kiranya dapat terus berkontribusi bagi pembangunan di Kabupaten Tanggamus melalui program CSR, Beasiswa bagi Siswa dan Mahasiswa tak mampu maupun program-program bantuan lainnya.”
“Seperti sarana MCK di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Tanggamus dan juga dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat sehingga tidak hanya dirasakan oleh Pengusaha tetapi juga oleh masyarakat,” harapnya.
Sementara Bupati Tanggamus menuturkan, bahwa pihaknya melaksanakan penandatanganan MoU, agar bisa dirasakan manfaatnya oleh semua kalangan.
“Seperti telah kita ketahui, bahwa pada Minggu lalu tanggal 08 September 2021 di Bandar Lampung, kami bersama Pimpinan PT. BNI Tbk., telah menandatangani Nota Kesepahaman atau MoU.”
“Di mana, antara Pemda Tanggamus dan PT. BNI melakukan kerja sama untuk menunjang tugas pokok dan fungsi masing-masing, sehingga memberikan manfaat bersama, terutama dalam Penyediaan dan Penggunaan Layanan Perbankan,” bebernya.
Dan pada hari ini, lanjutnya, diselenggarakan sosialisasi oleh pihak PT. BNI sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani.
“Kami sampaikan Apresiasi dan terima kasih kepada PT. BNI Tbk. yang pada hari ini melaksanakan sosialisasi Bisnis Kemitraan BNI Agen 46, KUR dan Produk lainnya.”

Keterangan Gambar 2 : Sosialisasi KUR BNI 46 Bersama Pemkab Tanggamus
“Memberikan sosialisasi langsung kepada kepala Pekon, Lurah dan Camat. Dengan harapan adalah BUMDes atau warga masyarakat dapat bergabung dan menjadi salah satu Agen ataupun mendapat manfaat dari Produk-Produk layanan yang dikeluarkan oleh BNI,” imbuhnya.
Sehingga, kata Bupati, BUMDes dan Warga mendapatkan pendapatan dan penghasilan yang lebih besar lagi.
“Sebagai contoh adalah semakin banyaknya transaksi yang nantinya dilaksanakan akan mendapat Fee yang lebih besar pula. Kepada BUMDes yang ada di Kabupaten Tanggamus nantinya dan mau bekerja sama dengan Bank BNI guna mendorong terbukanya jenis usaha baru.”
“Dan untuk itu saya ucapkan terima kasih kembali kepada pihak Bank BNI sudah bersedia bekerja sama dengan BUMDes-BUMDes yang ada di Kabupaten Tanggamus dan mendorong kepada BUMDes agar membuka jenis usaha baru lainnya,” ucapnya.
Agen 46 merupakan program yang dilakukan BNI untuk mengajak dan mengenalkan kepada masyarakat Pedesaan, agar menabung dan bertransaksi secara elektronik atau secara non tunai melalui Perbankan.
Sebagai Agen 46 BNI, BUMDes dapat melayani masyarakat umum untuk kegiatan Perbankan berupa Pembukaan Rekening, Tarik dan Setor uang ke tabungan, serta layanan pembayaran listrik, telpon, pulsa, dan lain sebagainya. Keberadaan unit-unit usaha yang dikelola oleh BUMDes diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan memiliki daya saing.
BUMDes juga dapat dijadikan sebagai jaringan BNI untuk penyaluran berbagai program Pemerintah, seperti KUR.
“Oleh karena itu pada kesempatan ini saya minta agar pihak Bank lebih menggencarkan program ini melalui sosialisasi ke masyarakat, baik di pelosok Pekon hingga Kecamatan.
“Dengan demikian, seluruh masyarakat dapat bertransaksi keuangan dengan memanfaatkan program tersebut, tanpa harus datang ke kantor cabang pembantu, tapi cukup di warung-warung dan toko milik rakyat, dan dapat meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat Tanggamus,” ujarnya.
“Dengan ucapan Bismillahirahmanirrahim, Sosialisasi Bisnis Kemitraan BNI Agen 46, Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR_red) dan Produk BNI Lainnya, secara resmi saya nyatakan dibuka,” tuturnya.
Di tempat yang berbeda, Juma Indra, selaku pimpinan PT. BNI kantor cabang Palembang, Ia mengatakan, secara bertahap mulai menjadi tulang punggung ekonomi nasional.
“Dan tentu saja mudah-mudahan bisa menjadi gerakan nasional untuk bisa menjadikan UMKM dan secara nasional khususnya di Tanggamus menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan,” urainya.
Juma menyampaikan, BNI dipercaya untuk membuat BUMDes yang ada di Kabupaten Tanggamus. Badan usaha KUR BNI melalui Kartu Petani Berjaya.
“Kami ucapkan banyak terima kasih atas kepercayaannya untuk memajukan para pPtani yang ada di Kabupaten Tanggamus baik UMKM dan para Petaninya,” pungkasnya. (Sarip)





