dutapublik.com, BLORA – Pemerintah Kabupaten Blora pada Rabu (29/12), melaksanakan Upacara Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan 8 Kepala Desa hasil pemilihan bulan November lalu, bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati. Acara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si.
Turut menyaksikan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, S.T., M.M., jajaran Forkopimda, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora dan Kepala OPD terkait hingga para Camat yang membawahi wilayah 8 Desa.
Adapun 8 Kepala Desa yang dilantik diantaranya adalah Sulistyono Kades Dringo Kecamatan Todanan, Ngatino Kades Biting Kecamatan Sambong, Suyoto Kades PAW Desa Pelem, Kecamatan Jati dengan masa tugas sejak pelantikan hingga 19 September 2025, Subarno Kades PAW Desa Jatiklampok Kecamatan Banjarejo dengan masa tugas sejak pelantikan hingga 17 Agustus 2023.
Kemudian Sri Wahyuni WL Kades PAW Pulo Kecamatan Kedungtuban dengan masa tugas sejak pelantikan hingga 19 September 2025, Parjana Kades PAW Tawangrejo Kecamatan Tunjungan dengan masa tugas sejak pelantikan hingga 19 September 2025, Paryono Kades PAW Plumbon Kecamatan Ngawen dengan masa tugas sejak pelantikan hingga 19 September 2025 dan Etik Dwi Andrayani Kades PAW Wotbakah Kecamatan Japah dengan masa tugas sejak pelantikan hingga 19 September 2025.
Usai memimpin pelantikan, Bupati berpesan agar seluruh Kepala Desa yang baru ini bisa segera melakukan penyesuaian untuk menyelesaikan program pembangunan di 2021.
“Selamat kepada 8 Kades yang dilantik. Semoga amanah. Monggo segera lakukan penyesuaian. Pastikan pembangunan di 2021 ini berjalan dengan baik. Selanjutnya Monggo sesarengan melanjutkan pembangunan di 2022 dan tahun tahun selanjutnya. Libatkan seluruh elemen masyarakat untuk menyusun perencanaan pembangunan di desa,” ucap Arief.
Arief ingin agar penyusunan APBDes dan penggunaan Dana Desa bisa benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat desa masing-masing.
“Bantu kami untuk memetakan data kemiskinan. Selain itu PR kita tentang infrastruktur juga banyak. Kami sangat berharap para Kepala Desa nantinya juga ikut membangun infrastruktur desanya. Mari Sesarengan mBangun Blora. Jenengan semuanya adalah insan terpilih, harus siap dimintai pertanggungjawaban baik di dunia maupun akhirat.”
“Selain itu terus terus komunikasi yang baik dengan para perangkat desa, maupun Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga Forkopimcam. Jangan lelah untuk koordinasi jika menjumpai permasalahan,” ujarnya.
Bupati yang akrab disapa Mas Arief ini juga berpesan kepada para Istri Kepala Desa atau Ketua PKK Desa untuk ikut aktif mengawal pembangunan di desa.
“Kami minta para Istri, PKK desa bisa ikut aktif mengawal pembangunan di desanya. Misalnya tentang penanganan stunting, pencegahan pernikahan dini, pemantauan ibu hamil, dan lainnya. Semuanya harus ikut terlibat,” imbaunya.
Terpisah, Sulistyono, selaku Kades Dringo yang baru saja dilantik menyatakan siap untuk melaksanakan pemerintahan di Desa Dringo Kecamatan Todanan.
“Sudah 2 tahun Desa Dringo tidak ada Kades definitif. Akhirnya setelah Pilkades bulan lalu, kini punya Kades definitif. Matur nuwun Pak Bupati atas pelantikannya. InsyaAllah kami siap melaksanakan pelayanan masyarakat dan pembangunan desa di Dringo,” tuturnya.
Sementara itu, Plh. Kepala Dinas PMD Kabupaten Blora Yayuk Windrati menyampaikan, dari 8 Kades yang dilantik ini memang tidak semuanya merupakan hasil Pilkades langsung oleh warga.
“Hanya Desa Dringo dan Desa Biting yang melaksanakan Pilkades langsung oleh warga. Sedangkan 6 Desa lainnya hanya pemilihan Kades Pergantian Antar Waktu atau PAW yang dipilih oleh perwakilan tokoh masyarakat,” ungkapnya. (Ysn)





