Hasto Kristiyanto Hadiri Acara Ground Breaking Ceremony Of Padmaloka Memorial Hall Minut

311

dutapublik.com, MINUT – Bupati Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., menghadiri acara Ground Breaking Ceremony of Padmaloka Memorial Hall (columbarium & crematorium) bertempat di Desa Paniki Atas, Kecamatan Talawaan, Paniki Atas, Minggu (29/10/2023).

Acara tersebut turut dihadiri Dr. Ir. Hasto Kristiyanto bersama Ibu dan Ketua
Yayasan Semeru Dharma Wiwi Witono serta seluruh perwakilan Mateus Agama Buddha Provinsi Sulut.

Pada kesempatan itu, Ketua Yayasan Semeru Dharma Wiwi Witono mengaku sangat bersyukur bahwa kegiatan ini dapat dilaksanakan. “Apresiasi yang setinggi tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Minut sehingga pembangunan ini dapat dilaksanakan sesuai rencana,” ungkapnya.

Dia pun memohon topangan doa dan dukungan dari masyarakat agar fasilitas ini dapat dilaksanakan pada waktunya.
“Semoga rumah abu dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat Sulut. Terima kasih sebesar besarnya kepada Ibu Hj Megawati Sukarnoputri dan Pemerintah Kabupaten Minut di dalamnya Bupati Joune Ganda sehingga pembangunan ini dapat dilaksanakan sesuai waktunya,” tukasnya.

Lanjut Bupati Minahasa Utara Joune J.E. Ganda dalam sambutannya menjelaskan Pemerintah Kabupaten Minut sangat mendukung setiap pembangunan di Minut. “Apa yang dilakukan di Minut ini akan kami sambut dengan baik. Menambah fasilitas kita sehingga Minut semakin sempurna,” imbuhnya.

Dia menambahkan, keragaman dan toleransi di Kabupaten Minut sudah sangat dikenal dan diakui bahkan mendapat penghargaan harmoni award dari Kemenag. “Kita terkenal saling menyayangi dan menghormati. Kami mendorong setiap investasi yang ada termasuk sarana seperti ini. Kami berharap kedepan semakin banyak investasi. Termasuk membangun keragaman kebersamaan sesama, didalamnya umat beragama yang ada,” ungkapnya.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, mengapresiasi apa yang sudah dilakukan di Minut. “Keharmonisan betul betul berjalan dengan baik. Indonesia negeri spiritual. Tidak ada yang tidak kita punya di sini. Kehidupan spiritualitas kita berbeda dengan negara lainnya,” ucap Hasto.

Di dalam politik peran kebaikan harus menjadi dasar. Dengan dharma maka akan muncul kebaikan dan kebijaksanaan yang menyejukkan.
“Pembangunan ini merupakan suatu langkah yang baik karena itu kami datang. Salam dari ibu Megawati Soekarnoputri. Ini hal yang baik. Bahwa menghadapi ketidakseimbangan antara ambisi dan realitas harus dijawab dengan dharma. Kalau itu dilaksanakan maka tidak perlu menciptakan ketidakseimbangan,” bebernya.

“Selamat kepada seluruh umat dan masyarakat Sulut semoga pembangunannya bisa segera dan kalau bisa dikebut saja. Memunculkan semangat berdharma bagi bangsa dan negara.”

Sementara Pandita Fandy Kalensang pun membeber dalam presentasi masterplan pembangunan bahwa rumah abu ini akan dapat menampung sekitar 8 ribu sampai 10 ribu kotak abu. “Pembangunannya kita laksanakan dibagi dalam 3 tahap. Di sini akan dilengkapi dengan pembakaran bebas polusi bekerjasama dengan China. Ini merupakan satu kesatuan yang disiapkan,” ujar Fandy.

Dia melanjutkan, Padmaloka ini disiapkan bukan hanya untuk agama Buddha saja, tetapi fasilitas disiapkan pula untuk agama lainnya. “Terima kasih atas dukungan Ketum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto yang berkenan hadir, Pemerintah Kabupaten Minut. Kita akan kebut pekerjaan ini semoga dapat dikebut dalam beberapa bulan kedepan,” pungkasnya. (EffendyVIskandar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *