IMA Madina Pekanbaru Desak Pencopotan Kasat Narkoba Polres Madina Usai Dibakarnya Mapolsek MBG

129

dutapublik.com, PEKANBARU – Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMA Madina) Pekanbaru mendesak Kapolda Sumatera Utara dan Kapolres Mandailing Natal untuk segera memeriksa serta mencopot Kasat Narkoba Polres Madina. Desakan ini menyusul terjadinya perusakan dan pembakaran Mapolsek Muara Batang Gadis (MBG) yang diduga kuat dipicu maraknya peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Ketua IMA Madina Pekanbaru menilai insiden pembakaran Mapolsek MBG bukanlah peristiwa spontan semata, melainkan bentuk kekecewaan dan kemarahan masyarakat terhadap lemahnya penegakan hukum, khususnya dalam pemberantasan narkoba di Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal.

“Kami menilai pembakaran Mapolsek MBG ini sebagai alarm keras atas kegagalan aparat dalam menindak peredaran narkoba yang sudah sangat meresahkan masyarakat. Rangkaian aksi seperti unjuk rasa di Mapolres, pembakaran tiga rumah terduga pengedar narkoba di Hutabuyung, serta aksi pemblokiran Jalan Lintas Sumatera di Desa Sihepeng dan Desa Hutapuli menunjukkan akumulasi kekecewaan publik. Jika kondisi ini dibiarkan, maka wibawa hukum akan semakin runtuh,” tegasnya.

IMA Madina Pekanbaru menilai Kasat Narkoba Polres Madina harus bertanggung jawab secara moral dan institusional. Narkoba disebut sebagai pemicu utama keresahan sosial yang berujung pada tindakan anarkis tersebut. Lemahnya pengawasan dan penindakan dinilai telah melahirkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum di wilayah Mandailing Natal.

“Pemeriksaan terhadap Kasat Narkoba adalah langkah mendesak untuk memulihkan kepercayaan masyarakat. Apabila terbukti lalai atau terdapat indikasi pembiaran, maka pencopotan merupakan langkah yang wajib dilakukan,” lanjutnya.

Meski demikian, IMA Madina Pekanbaru menegaskan tidak membenarkan tindakan perusakan dan pembakaran fasilitas negara. Namun, peristiwa ini harus dijadikan bahan evaluasi serius bagi institusi kepolisian, khususnya Polres Mandailing Natal dan jajaran Polda Sumatera Utara.

Selain itu, IMA Madina Pekanbaru juga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas jaringan peredaran narkoba di Kecamatan Muara Batang Gadis, Siabu, serta kecamatan lainnya di Mandailing Natal. Mereka menuntut penangkapan para bandar besar dan oknum yang terlibat, serta penindakan tegas terhadap aparat apabila terbukti bermain mata atau lalai dalam menjalankan tugas.

“Penegakan hukum tidak boleh tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Jika aparat gagal memberantas narkoba, maka masyarakat akan terus menjadi korban,” tutupnya.

IMA Madina Pekanbaru menyatakan akan terus mengawal kasus ini dan siap melakukan langkah-langkah lanjutan demi terwujudnya penegakan hukum yang adil dan berintegritas di Kabupaten Mandailing Natal. (S.N)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *