IPM Desak Polisi Antisipasi Bandar Narkoba Dari Padangsidimpuan Masuk ke Mandailing Natal

6

dutapublik.com, MADINA – Ikatan Pemuda Mandailing (IPM) mendesak aparat kepolisian untuk mengantisipasi masuknya bandar narkoba asal Kota Padangsidimpuan yang diduga berpotensi membuka jaringan peredaran di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Desakan tersebut disampaikan Ketua IPM, Tan Gozali Nasution, menyusul maraknya penangkapan kasus narkoba oleh Polres Padangsidimpuan dalam beberapa waktu terakhir, serta aksi sweeping masyarakat ke rumah-rumah yang diduga menjadi lokasi peredaran narkoba.

“Kita tentu mengapresiasi setiap tindakan dalam pemberantasan peredaran narkoba ini, baik yang dilakukan masyarakat maupun kepolisian,” ujar Tan Gozali Nasution di Panyabungan, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi membuat sejumlah bandar narkoba mencari wilayah baru untuk menjalankan aktivitas ilegal mereka, termasuk ke wilayah Mandailing Natal.

Karena itu, IPM meminta Polres Mandailing Natal meningkatkan pengawasan serta melakukan langkah pencegahan terhadap kemungkinan masuknya jaringan narkoba dari luar daerah.

“Sebagai garda dalam melindungi generasi muda, Ikatan Pemuda Mandailing memiliki tanggung jawab menolak penyakit masyarakat ini masuk ke Madina dan berkembang di sini,” tegasnya.

Tan juga menyinggung adanya beberapa nama yang diduga terlibat dalam jaringan narkoba di Kota Padangsidimpuan. Menurutnya, sejumlah pihak tersebut diketahui memiliki keluarga maupun tempat tinggal di wilayah Mandailing Natal.

Ia khawatir kondisi yang tidak kondusif di Padangsidimpuan membuat mereka berupaya memperluas jaringan peredaran narkoba ke Madina.

“Karena itu, kami berharap Polres Madina lebih aktif memberantas peredaran narkoba ini. Tidak hanya terhadap nama-nama yang disebutkan, tetapi juga bandar-bandar lain yang ada di kecamatan maupun desa,” katanya.

IPM menegaskan komitmennya untuk menolak segala bentuk peredaran narkoba yang dapat merusak generasi muda serta mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Mandailing Natal. (S.N)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *