Kabid Humas Polda Jabar Terangkan Update Terkini Ops Aman Nusa II Di Cianjur

371

dutapublik.com, CIANJUR – Petugas gabungan dari Polda Jabar dan Mabes Polri masih setia di lokasi gempa bumi Cianjur dalam rangka Operasi Aman Nusa II Tahun 2022 Opres Cianjur (Penanganan Bencana Gempa Bumi Cianjur) Jumat 16 Desember 2022.

Kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo, total personel yang terlibat dalam Satgas Operasi Aman Nusa II 2022 Cianjur ini terdiri dari satuan tugas (satgas) dari Brimob Mabes Polri, Dit Sabhara Mabes Polri, Polda Jabar (BKO Satgas Opres Cianjur) dan anggota dari Polres Cianjur.

Selain itu, terdapat juga personel tambatan untuk kegiatan recovery atau kerja bakti pasca gempa dari Sat Brimob Polda Jabar, Dit Samapta Polda Jabar, Siswa SPN Polda Jabar dan Pendamping Siswa.

Seluruh personel gabungan itu masing-masing melaksanakan kegiatan diantaranya, Satgas Pencarian dan Pertolongan dari BKO Mabes Polri Pelopor Korps Brimob Gabungan Resimen III dan Resimen IV Pasukan Pelopor. Mereka melaksanakan Pencarian Korban/ Jenazah di Desa Cijedil dan kegiatan Korve Puing-Puing Bagunan pasca gempa di Kp. Pangkalan Rt. 02/Rw. 06 Ds. Benjot Kec. Cugenang Kab. Cianjur.

Untuk Sat Samapta Korps Sabhara melaksanakan Bantuan SAR Darat di daerah bencana untuk menemukan titik lokasi korban yang tertimbun reruntuhan dan tanah longsor dengan menggunakan satwa K-9 di Kampung Cicadas, Desa Cijedil, Kec. Cugenang Kab. Cianjur serta melaksanakan koordinasi dengan BPBD dan Basarda untuk menentukan titik-titik lokasi bencana yang memerlukan segera kegiatan SAR seperti di RM Shinta Ds. Cijendil Kec. Cugenang Kab. Cianjur.

Lalu Polsatwa Korps Sabhara melaksanakan pengamanan di lokasi bencana dan penyelamatan korban bencana di Kampung Cicadas, Desa Cijedil, Kec. Cugenang Kab. Cianjur dan melaksanakan loordinasi dengan BPBD dan Basarda untuk menentukan titik-titik lokasi bencana yang memerlukan segera kegiatan SAR.

Sat Brimob Polda Jabar juga melaksanakan kegiatan evakuasi terhadap korban menggunakan peralatan yang disesuaikan dengan situasi lokasi bencana dan Melaksanakan giat pencarian korban longsor di longsoran RM Sate Sinta Cianjur.

Lalu Pamat Dit Samapta Polda JabarĀ  melaksanakan pengamanan di lokasi bencana dan penyelamatan lokasi bencana serta melaksanakan koordinasi dengan BPBD dan Basarda untuk menentukan titik-titik lokasi daerah bencana yang memerlukan segera kegiatan SAR.

Sementara itu, Satgas 2 bertugas di pengungsian memberikan pertolongan seperti yang dilakukan BKO Mabes Polri Pelopor Korps Brimob yang terdiri dari Personel Gabungan Resimen III dan Resimen IV Pasukan Pelopor melaksanakan Trauma Hiling pasca bencana kepada para pengungsi di Kp. Hargeum Rt. 03/Rw. 06 Ds. Nyalindung Kec. Cugenang.

Serta Personel Gabungan Resimen III dan Resimen IV Pasukan Pelopor melaksanakan pendistibusian logistik kepada para pengungsi di Kp. Hargeum Rt. 03/Rw. 06 Ds. Nyalindung Kec. Cugenang.

Selanjutnya, Samapta Korps Sabhara melaksanakan penyaluran bantuan logistik di daerah Cugenang dan melaksanakan korve pembersihan puing-puing rumah dan fasilitas umum.

Untuk lalu lintas, BKO Polda Jabar Dit Lantas melaksanakan pengaturan arus lalu lintas, pemantauan dan monitor
antisipasi jalur di sekitar lokasi gempa
dan longsor serta melaksanakan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi longsor dan koordinasi
dengan instansi terkait lainnya dan memperlancar alat berat yang keluar masuk ke lokasi gempa, longsor dan yang akan memberi bantuan kemanusiaan.

Dit Samapta melakukan pengawalan pendistribusian logistik bencana di posko pengungsian di SPBU Cugenang dan melaksanakan patroli gabungan antisipasi pungutan liar ke daerah rawan kriminalitas dan melaksanakan pengaturan lalin, pencarian dan evakuasi korban yang tertimbun longsor dan pengaturan di sepanjang jalan depan polsek cugenang.

Dit Binmas membentuk Posko Peduli Bencana pada kesempatan pertama di lokasi bencana dengan melibatkan instansi terkait dan melakukan pendataan korban bencana kategori kelompok rentan, meliputi perempuan, anak-anak, orangtua, orang sakit, disabilitas dan kelompok berkebutuhan khusus.

Dit PAM Obvit melakukan evakuasi korban /pegawai pada kawasan tertentu, VIP dan Pariwisata pada Obvitnas Obter serta membantu melokalisir dan membantu/batas bencana supaya tidak berdampak meluas ke wilayah Obvitnas dan Obter (VIP, kawasan Pariwisata dan objek wisata). Mengendalikan satuan organisasi di lingkungan Ditpamobvit serta membina fugsi Pamobvit pada satuan kewilayahan.

Sat Brimob membantu melokalisir dan membantu/batas bencana supaya tidak berdampak meluas kepada masyarakat di wilayah lain dan mengutamakan keselamatan jiwa walaupun terpaksa harus merusak barang/benda lain yang menghalangi pelaksanaan tugas.

Biro SDM Polda Jabar melaksanakan dukungan Psikososial/ Trauma Healing kepada korban bencana Gempa Bumi Di SDN Gelar 2 dan Universitas Suryakencana dan memberikan permainan bagi anak-anak korban bencana di Kp. Munjul Rt. 02/04 Desa Gasol Kec. Cugeneng Kab. Cianjur dan memberikan Penguatan Psikologis terhadap orangtua dan lansia berupa Konseling Terapi relaksasi di Kp. Cangklek Rt. 01/02 Desa Sukamanah Kec. Cugeneng Kab. Cianjur.

Untuk Satgas 3, Pelayanan Kesehatan dari BKO Mabes Polri, Personel Rumah Sakit melaksanakan kegiatan rutin Pelayanan Kesehatan di RSB Cianjur dan Tim Kesehatan menuju lokasi yang telah ditentukan oleh Kepala Pengendali Operasi.

Sementara terkait logistik dan bantuan dari para donatur ditangani Sub Satgas Logistik (Biro Logistik Polda Jabar, Bag Log Polres Cianjur dan Sat Narkoba Polres Cianjur). Logistik dari gudang logistik Polres Cianjur ke para Bhabinkamtibmas dan Pers Polres untuk didistribusikan kepada warga masyarakat yang terdampak Gempa Bumi.

Selama bencana, anggota Polisi juga mendirikan dapur umum dan menyiapkan makan bagi para pengungsi yang berada di Mako Polres dan para Pers Polri yang melaksanakan penanganan Becanan Alam. Adapun pada pagi hari menyiapkan 600 porsi makanan, siang 700 porsi dan malam 500 porsi yang dibagikan ke korban terdampak bencana.

Dapur umum didirikan di Mapolres Cianjur, Lapangan Cariuk, Smpn 5 Cianjur, Posko Ibc, Lap. Ds. Selajambe, Kp. Cibakung Cijambe dan Ds. Sabandar.

Adapun data korban dalam bencana itu yakni Meninggal Dunia 334, jumlah Pengungsi 114.683, Dalam Pencarian 8, Luka Luka 628 dan jumlah Bangunan Rusak 53.251. (Suhandi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *