Ketua PM Madina Desak Polres Mandailing Natal Ungkap Bandar Besar Narkoba dan Oknum Pembacking

2

dutapublik.com, MADINA – Ketua Persatuan Mahasiswa Mandailing Natal (PM Madina), Ahmad Zulhamdi Batubara, meminta Polres Mandailing Natal (Madina) untuk mengusut tuntas jaringan bandar besar narkoba beserta oknum yang diduga menjadi backing peredaran narkotika di wilayah tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Ahmad Zulhamdi Batubara kepada wartawan, Senin (18/5/2026), sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemberantasan narkoba di Kabupaten Mandailing Natal.

Menurutnya, langkah kepolisian dalam menangkap pengguna dan pengedar narkoba perlu diapresiasi. Namun, ia menilai upaya tersebut harus dibarengi dengan pengungkapan aktor utama di balik jaringan peredaran narkotika.

“Kami berharap pihak Polres Mandailing Natal terus membuktikan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba di Madina dengan mengejar dan mengungkap bandar besar beserta oknum backingnya,” ujarnya.

Zulhamdi menjelaskan, pengungkapan jaringan besar narkoba dapat dilakukan melalui pengembangan informasi dari para tersangka pengguna maupun pengedar yang telah diamankan pihak kepolisian.

Ia juga menyinggung berbagai aksi penolakan masyarakat terhadap peredaran narkoba di Mandailing Natal yang telah terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, masyarakat Madina sejak lama telah menunjukkan sikap tegas terhadap maraknya narkoba, mulai dari aksi pemblokiran Jalan Lintas Sumatera di Desa Sihepeng dan Hutapuli, penggerudukan rumah terduga bandar narkoba oleh warga Batu Mundom, hingga pembakaran rumah bandar narkoba di Desa Tabuyung dan insiden pembakaran kantor Mapolsek di Kecamatan Muara Batang Gadis.

Mahasiswa FISIPOL Universitas Graha Nusantara itu menilai berbagai aksi tersebut merupakan bentuk luapan keresahan masyarakat terhadap peredaran narkoba yang dinilai semakin meresahkan.

“Atas nama rakyat Mandailing Natal, kami dari Persatuan Mahasiswa Mandailing Natal mendesak pihak Polres Madina agar serius memberantas peredaran narkoba tanpa pandang bulu, termasuk mengungkap bandar besar dan oknum backingnya apabila memang terlibat,” tegasnya. (S.N)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *