Mediasi Antara Aliansi Kian Santang Dengan BPWC Belum Ada Titik Temu

646

dutapublik.com, PURWAKARTA – Aliansi Kian Santang yang dimotori Ketua GMBI Kabupaten Purwakarta H. Elan Sopandi, pada Kamis (4/11), mengadakan audensi dengan Pihak Badan Pengelola Waduk Cirata (BPWC), untuk mempertanyakan Proyek pengerjaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya.

Ratusan anggota LSM dan Ormas se Kabupaten Purwakarta itu datang dengan menggunakan Roda 2 dan Roda 4 berkumpul di pintu masuk Waduk Cirata, Di wilayah Tegalwaru Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta.

Dalam orasinya, Koordinator Aliansi Kian Santang H. Elan Sopanti mengharapkan, Pihak PLTS jangan sampe membuat warga Purwakarta hanya jadi penonton dalam pengerjaan Proyek BUMN tersebut.

Dia meminta pihak Pengerjaan Proyek tersebut untuk bisa mempekerjakan warga pribumi khususnya masyarakat Kabupaten  Purwakarta.

Keterangan Gambar 2: Saat Proses Mediasi

Setelah mengadakan orasi di depan  pintu masuk, Aliansi Kian Santang pun sebagian perwakilannya dipersilahkan untuk masuk ruangan audensi di Kantor BPWC, yang dihadiri langsung Kapolsek Plered Kompol Wienarsa, Danramil 1902 Kapten Arm, Rambat, Camat Plered Asep Sendjaja, S.I.P., Serta Perwakilan dari BPWC dan PT. PMSE.

Namun sayang, tidak ada hasil kesepakatan satu pun dalam audensi tersebut, Sinohydro, Perusahaan besar dari Negri Tiongkok yang mengerjakan proyek PLTS terbesar se Asia dan pertama di Indonesia tidak mau menemui Aliansi Kian Santang,

Pihak BPWC juga PMSE sebagai owner dari Proyek tersebut berjanji untuk menghadirkan Sinohydro pada pertemuan selanjutnya.

Sementara itu, Kapolsek Plered Purwakarta Kompol Wienarsa ketika diwawancarai awak media menegaskan, kalau pihaknya akan terus mengawal dan merasa bersyukur karena Aliansi Kian Santang tetap bersabar walaupun pertemuan tersebut tidak membuahkan satu kesepakan.

“Alhamdulillah kondusif. Kita dibackup keamanan dari Polres dan Polda. Walaupun hari ini tidak ada keputusan, semoga sebelum tanggal 11 Nopember sudah ada titik temu,” tuturnya. (Abel)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *