dutapublik.com, BANDUNG BARAT – Seorang nasabah BRI, bernama Rahmat Hidayatullah dengan nomor rekening 5567 0101 6345 *** mengaku muak bukan kepalang dengan bank yang selama ini ia percaya dalam kegiatan perbankan. Pasalnya ia mengaku saldo rekeningnya tiba-tiba diminuskan tanpa pemberitahuan sehingga tidak bisa melakukan transaksi keuangan baik melalui kantor cabang maupun aplikasi BRImo.
“Lama kelamaan saya makin muak dengan pihak BRI, masa iya ada yang ngirim ke rekening saya malah bertambah lagi saldo minusnya sebenernya ada apa sih dibalik permainan bank BRI ini,” ujar Rahmat kepada dutapublik.com, Jumat (17/2).
Ia mengaku sangat muak dengan oknum pegawai BRI yang ia duga mempermainkan saldonya secara melawan hukum. Rahmat menegaskan tidak akan tinggal diam, dan akan melakukan gugatan baik perdata maupun pidana.
“Saya tidak akan tinggal diam. Saya akan melaporkan kerugian saya oleh pihak bank BRI baik itu perdata maupun pidana,” tegasnya.
Lanjut Rahmat, ia memang mempunyai hutang pada BRI hingga kini namun itupun rekeningnya bukan yang sekarang. Selain itu ia tidak pernah mengizinkan BRI untuk melakukan autodebet rekeningnya dalam rangka membayar angsuran hutang.
“Dan kenapa ko di rekening yang berbeda tiba-tiba timbullah saldo minus saya tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu seharusnya konfirmasi dulu dong kalau memang pinjaman saya mau dioperalih ke rekening yang berbeda jangan asal main pindah ke akun BRImo saya yang baru,” ujarnya.
“Saya jadi susah bertransaksi, dan minusnya gak jelas, setelah saya cek lagi minusnya justru bertambah. Makin muak saya kalau ada yang ngirim ke rekening saya justru bukannya berkurang minusnya ini malah bertambah,” jelasnya.
Ia juga mengigat bahwa dulu waktu pencairan pinjaman di BRI Cabang Amansari Karawang tidak ada satu orangpun yang mengaku sebagai notaris. “Nah setelah selesai tanda tangan ya sudah saya langsung dikasih uang pinjaman tersebut, jadi ga ada yang mengaku notaris saat itu,” ulasnya. (Uya)





