dutapublik.com, BEKASI – Pasca jebolnya tanggul sungai Citarum di Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi pada Bulan Februari 2020 lalu, Plt. Bupati Bekasi, H. Akhmad Marjuki bersama Forkopimda serta BBWSC (Balai Besar Wilayah Sungai Citarum) meninjau langsung ke lokasi guna percepatan realisasi pembuatan tanggul permanen.
Dalam sambutannya di kediaman Kepala Desa Sumberurip sebelum meninjau ke lokasi tanggul jebol, Plt. Bupati mengatakan Pemkab Bekasi telah berkirim surat ke Kementerian. Dalam tinjauannya, dirinya juga mengajak sejumlah kepala dinas terkait.
“Kehadiran kami lengkap dengan para pejabat terkait, mendampingi dari pada BBWS Citarum. Sebelumnya kami berkirim surat ke Kementerian dan sekarang sudah hadir, dan akan memperbaiki tanggul secara permanen,” kata Plt. Bupati Bekasi, Selasa (14/12).
Dirinya menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi akan merelokasi rumah masyarakat Kampung Babakan Banten, Desa Sumberurip sebanyak 15 rumah dan 1 sekolah swasta. “Mudah-mudahan pekerjaan ini tidak akan menunggu lama lagi dan akan terealisasi pembangunan tanggul yang permanen,” pungkasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Desa Sumberurip, H. Jajang Sujai mengungkapkan, akibat dari peristiwa tersebut sampai saat ini masyarakat di wilayahnya trauma. Pada kesempatan itu dirinya juga memaparkan bantuan bedah rumah pasca tanggul jebol. Selain itu dirinya juga berharap agar pembangunan tanggul permanen segera direalisasikan.
“Ada 15 rumah dan 1 Sekolah MTS yang harus direlokasi untuk penempatan bahan material. Saya berharap agar tanggul permanen cepat dibangun, jangan sampai terjadi season ke 2. Dan Alhamdulillah untuk pembangunan rumah yang roboh kemarin sudah seratus persen dibangun dan itu berkat bantuan Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, Basnaz Kabupaten Bekasi, Kementerian Sosial serta MM2100,” kata Kepala Desa Sumberurip. (wnd)





