PMI Ilegal Rekrutan PT Elsafah Curhat, Dikasih Makan Sehari Sekali Hingga Sering Pingsan Kelaparan

543

dutapublik.com, TASIKMALAYA – Jeritan Pekerja Migran Indonesia (PMI) terdengar lagi dan dan terus meningkat khususnya di wilayah Jawa Barat. Hal ini bisa terjadi karena maraknya kejahatan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan bujuk rayuan dan mengiming imingi gaji besar.

Salah satunya adalah Enung Rohayati warga Tasikmalaya Jawa Barat yang menjadi korban dugaan tindak pidana perdagangan orang. Ia menceritakan kisah pahitnya sebagai PMI Ilegal saat dikonfirmasi oleh awak media.

Baca Juga:  Kasus Pembunuhan Sadis Diva Febriani di Mandailing Natal: Pelaku Ternyata Teman Sendiri

Pejuang devisa ini mengaku tidak mendapatkan respon baik dari sponsor atau pemroses saat mengadukan tentang kondisi yang saat ini ia alami.

Enung menceritakan bahwa saat ini dalam keadaan sakit kronis. Ia mengalami sesak nafas dan selalu pingsan akibat makan yang tidak teratur pada awak media dutapublik.com, Kamis, (8/12).

Masih kata Enung sebelumnya ia juga sudah memberi kabar sponsornya yaitu Ibu Titin dari PT Elsafah. “Tetapi aduan saya diabaikan dan tidak direspon,” ujarnya.

Baca Juga:  Bertemu Kepala Kepolisian Malaysia, Kapolri Bahas PMI Ilegal Hingga Penanganan Covid-19

Sementara itu awak media dutapublik.com mengkonfirmasi sponsor bernama Titin melalui pesan WhatsApp. Namun ia bungkam saat dikonfirmasi oleh tim awak media dutapublik.com hingga berita ini dipublikasikan.

Perlu diketahui bahwa kasus yang menimpa Enung ini jelas menabrak Keputusan Menteri Tenaga Kerja nomor 260 tahun 2015 tentang penghentian dan pelarangan pengguna perseorangan ke negara negara timur tengah. (Rahmat)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *