dutapublik.com, BANDAR LAMPUNG — Panitia Pelaksana Peringatan HUT Ke-4 Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) dan PWDPI Award Sustainability 2026 menggelar rapat koordinasi di Kantor Koperasi Gemilang Emas Nusantara (KPGEN) PWDPI, Bandar Lampung, Kamis (17/9/2026).
Rapat dipimpin Ketua Panitia sekaligus Sekjen PWDPI, Hendra Kusuma Jaya, S.IP., dan dihadiri Ketua Umum DPP PWDPI M. Nurullah RS serta jajaran pengurus dan koordinator seksi kepanitiaan.
Dalam arahannya, M. Nurullah RS menekankan pentingnya kesiapan maksimal seluruh panitia menjelang acara puncak yang akan digelar dalam beberapa hari mendatang.
“Tinggal beberapa hari lagi menuju hari puncak. Acara ini bukan sekadar perayaan ulang tahun, melainkan bukti pengabdian kita kepada masyarakat. Saya berharap seluruh panitia bekerja dengan ikhlas, rapi, dan penuh tanggung jawab. Nama baik organisasi ada di tangan kalian. Pastikan setiap tamu yang hadir merasa dihargai dan pulang dengan kesan yang baik,” ujarnya.
Salah satu keputusan penting dalam rapat tersebut adalah penetapan 25 tokoh penerima PWDPI Award Sustainability 2026.
Para penerima penghargaan berasal dari berbagai latar belakang, antara lain pejabat publik, penegak hukum, tokoh pendidikan, pengusaha, pelaku UMKM, tokoh adat dan budaya, serta penggiat sosial. Mereka dipilih berdasarkan penilaian panitia atas kontribusi yang disebut telah diberikan kepada masyarakat dan pembangunan daerah.
Nama-nama 25 penerima penghargaan tersebut selanjutnya akan dipublikasikan melalui jaringan media grup PWDPI yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Ketua Panitia HUT Ke-4 PWDPI, Hendra Kusuma Jaya, mengatakan penetapan penerima penghargaan dilakukan setelah melalui proses pertimbangan dan survei oleh panitia.
“Setelah melalui pertimbangan dan survei mendalam, panitia telah memutuskan dan menetapkan 25 tokoh yang berhak menerima penghargaan. Penetapan ini dilakukan agar acara penyerahan berjalan lancar, tertib, dan penuh khidmat pada hari puncak nanti,” ungkapnya.
Selain membahas penerima penghargaan, rapat juga mematangkan berbagai persiapan untuk acara puncak yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 22 September 2026, di Lamban Gedung Kuning, Bandar Lampung, mulai pukul 08.00 WIB.
Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Seminar Hukum dan Pajak, peluncuran Yayasan LBH Duta Pena Justisia, peringatan HUT Ke-4 PWDPI, serta penyerahan PWDPI Award Sustainability 2026 kepada 25 tokoh terpilih.
Panitia juga telah membagi tugas ke dalam sejumlah seksi, meliputi acara dan rundown, kesenian dan tari penyambutan, penyambutan tamu, konsumsi, keamanan, parkir, operator proyektor dan multimedia, dekorasi, dokumentasi, undangan, serta perlengkapan dan logistik.
Seluruh seksi diminta menyelesaikan persiapan masing-masing paling lambat satu hari sebelum acara berlangsung.
Ketua UMKM Merah Putih PWDPI, Santi Dessyani, SE, dan Ketua Koperasi KPGEN, Rosmiati, turut hadir dalam rapat tersebut. Keduanya menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan rangkaian kegiatan HUT Ke-4 PWDPI.
“Kami berharap penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan bentuk apresiasi nyata dan penyemangat bagi kita semua untuk terus berkarya dan mengabdi kepada rakyat,” kata Santi Dessyani.
Dengan ditetapkannya 25 penerima PWDPI Award Sustainability 2026, panitia kini memfokuskan persiapan pada pelaksanaan acara puncak agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib dan sesuai rencana.
(SN)






