dutapublik.com, JAKARTA – Relawan Prabowo-Gibran dari organisasi Setya Kita Pancasila (SKP) terus menunjukkan kepedulian terhadap warga terdampak banjir di wilayah Sungai Ciliwung, Jabodetabek. Setelah sebelumnya membagikan 600 paket makanan, terdiri dari biskuit, susu, air mineral, sirup, dan vitamin di Bojong Kulur, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pekan ini SKP berencana menyalurkan bantuan pendidikan dan konsultasi kesehatan bagi para korban.
“Bantuan ini mencakup sumbangan seragam sekolah, buku, alat tulis, tas, dan sepatu bagi siswa-siswi terdampak banjir. Selain itu, kami juga memberikan vitamin serta konsultasi kesehatan bagi anak-anak yang mengalami trauma akibat bencana,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal DPP SKP, Shinta Bebi, dalam keterangannya kepada media, Selasa (11/3/2025), di Jakarta.

Menurut pengacara muda tersebut, kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama, terutama karena bencana terjadi di bulan suci Ramadan dan menjelang Ujian Akhir Semester (UAS) atau Akhir Catur Wulan (Cawu) bagi para pelajar.
“Jangan sampai siswa-siswi yang terdampak banjir mengalami gangguan dalam proses belajar. Oleh karena itu, Ormas SKP hadir untuk memberikan dukungan dan bantuan agar mereka tetap bisa belajar dengan nyaman,” tambahnya.
Shinta juga menegaskan bahwa Setya Kita Pancasila sebagai organisasi nasionalis akan terus mendukung 8 Visi Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran. Ia menilai kepedulian terhadap masyarakat merupakan bentuk nyata dari nilai gotong royong dan kebersamaan.
“Saatnya kita yang lebih mampu berbagi dengan saudara-saudara kita yang terkena bencana banjir. Terutama di masa-masa sulit seperti ini, di mana banyak wilayah Jabodetabek terdampak banjir,” kata Shinta, yang juga menjabat sebagai Ketua Program Bantuan Pendidikan dan Kesehatan SKP.

Selain aktif di dunia hukum, Shinta Bebi yang dikenal sebagai pengusaha resto dan artis penyanyi ini memang kerap terlibat dalam berbagai kegiatan sosial. Ia beberapa kali terlihat turun langsung membantu korban bencana dan aksi kemanusiaan lainnya.
“Aksi sosial yang saya lakukan bersama Ormas SKP ini lahir dari hati. Ini adalah anugerah dari Allah SWT, sehingga kepedulian terhadap sesama sudah menjadi bagian dari jiwa kami. Yang terpenting adalah terus bergerak dan berbuat nyata untuk membantu,” pungkasnya. (Yasin Al Amiin)


