Duta Publik

Sambangi Pengrajin Dekorasi Akar Jati, Begini Himbauan Kasubbag Humas Polres Blora

513

dutapublik.com – BLORA Sebagai wujud dukungan pemulihan ekonomi ditengah pandemi Covid-19, Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama, S.I.K., memberikan instruksi khusus kepada seluruh jajarannya agar ikut mendukung dan membantu promosi usaha kecil dan menengah, terutama UMKM khas kabupaten Blora Jawa Tengah.

Seperti yang dilakukan oleh Kasubbag Humas Polres Blora AKP H. Soeparlan, S.H., pada Minggu, (11/4), menyambangi warga pengrajin akar jati khas Blora di wilayah Desa Cabak Kecamatan Jiken, yaitu di sentra dekorasi akar jati milik Yanto.

Dalam sambang tersebut, Kasubbag Humas Polres Blora, memantau proses pembuatan dari awal hingga akhir kerajinan akar jati. Kepada pemilik dan pekerja, AKP Soeparlan berpesan, agar selalu semangat dan terus berkarya dengan mencari inovasi ataupun model-model baru kerajinan akar jati. Sehingga permintaan ataupun pemasaran terus berjalan lancar.

“Kita berikan support dan semangat untuk para pelaku UMKM di Blora, salah satunya adalah pengrajin dekorasi akar jati,” ucap Soeparlan.

Tidak bisa dipungkiri, pandemi Covid-19 memang berdampak pada segala bidang, terutama dalam hal ekonomi. Dan dampak tersebut juga dirasakan oleh para pengrajin kayu jati Blora. Yanto, salah satunya, mengatakan bahwa omzet selama pandemi Covid-19 berkurang.

“Ya, sejak ada Covid-19 pesanan berkurang. Tentunya mempengaruhi pendapatan, bahkan sempat juga kemarin mengurangi jumlah pekerja. Namun setelah kembali tertata perekonomian, Alhamdulilah mereka kita pekerjakan kembali. Soalnya tidak tega, karena pekerjanya adalah tetangga dan ada juga yang masih kerabat sendiri,” beber Yanto.

Yanto menceritakan, untuk menjalankan usahanya tersebut, dirinya dibantu oleh 7 pekerja. Dan untuk pemasaran hasil produknya sendiri, ia telah mempunyai pelanggan yaitu Reseller ataupun para tengkulak.

“Disini kita sudah mempunyai pelanggan pak, kita kan mengolah dekorasi akar jati ini setengah jadi. Nanti akan difinishing oleh tengkulak tersebut. Produk saya ini sudah sampai ke luar Jawa pak, seperti ke Bali, Kalimantan dan juga Sumatera. Namun melalui tangan kedua yaitu para Reseller atau tengkulak,” urai Yanto.

Adapun produk dekorasi akar kayu jati produksi Yanto ini menyajikan beraneka macam bentuk dan model, mulai harga dari yang ekonomis hingga yang terbilang mahal ada semua.

“Selain sudah mempunyai model ataupun corak sendiri yang kita buat, disini kita juga menerima request pak, jika ada yang minta model ataupun motif tertentu kita berusaha untuk memenuhinya,” tandas Yanto.

Sementara, untuk bahan bakunya sendiri Yanto mendapatkan dari hasil kerjasama dengan Perhutani serta penduduk setempat.

“Untuk bahan bakunya tidak susah, kan kita manfaatkan akar-akar jati yang dikatakan mungkin sudah tidak berfungsi. Namun demikian kita olah sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah karya bernilai seni tinggi,” tambahnya.

Soal harga dekorasi akar jati di tempatnya, Yanto mengatakan, bervariasi mulai dari harga Rp. 100 ribuan hingga Rp. 30 juta rupiah.

Terkait bahan baku jati yang digunakan, Kasubbag Humas Polres Blora menegaskan, agar tidak main-main dengan menggunakan kayu jati yang ilegal.

“Sudah berjalan lancar dan banyak pelanggan. Hindari penggunaan bahan jati ilegal. Gunakanlah kayu jati yang resmi. Selain aman tentunya akan lebih membawa berkah untuk nafkah keluarga,” pungkas AKP H. Soeparlan. (ysn)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!