Soliawati PMI Ilegal Asal Jawa Barat Keluhkan Fisiknya Sakit, Oknum Sponsor Masih Belum Kooperatif

459

dutapublik.com, CIANJUR – Pekerja Migran Indonesia (PMI) pada pengguna perseorangan ke negara-negara kawasan timur tengah hingga saat ini masih saja terus diberlakukan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Situasi moratorium pada saat inipun masih saja PMI terus diterbangkan ke negara tempatan kawasan timur tengah. Berbagai cara oknum Pemroses agar bisa mendapatkan keuntungan dengan merekrut warga negara Indonesia ke negara terlarang.

Dengan mengiming-imingi uang fee dan gaji besar namun sayang pahlawan devisa satu ini bernasib malang. Soliawati warga Cianjur Jawa barat adalah salah satu pekerja PMI menceritakan kisah pahitnya yang saat ini berada di tempatan kawasan timur tengah.

Ia mengalami bekas patah tulang pada tahun yang lalu saat ia berada di Indonesia yang menyulitkan dirinya saat bekerja di negara tempatan. “Pak saya sakit ga kuat untuk berdiri lama. Kaki saya sakit istilah orang kampung keseleo,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

“Sponsor saya Pak Sultan saya diproses dia. Bantuin saya pak saya ingin pulang,” ungkapnya melalui pesan WhatsApp pada dutapublik.com.

Sementara itu, Sultan diduga selaku pemroses saat dimintai konfirmasi justru bungkam hingga berita ini dipublikasikan oleh redaksi dutapublik.com.

Perlu diketahui perbuatan Sultan diduga melawan hukum karena dianggap menabrak Kepmenaker No. 260 tahun 2015 tentang Penghentian dan Pelarangan Pekerja Migran Indonesia pada pengguna perseorangan ke negara-negara kawasan timur tengah. (Rahmat)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *