, ,

Nasib PMI (78): Tati PMI Ilegal Asal Desa Kemiri Merasa Ditipu Oknum Sponsor

dutapublik.com, KARAWANG – Praktik tindak pidana perdagangan orang (TPPO) atau human trafficking semakin hari semakin meningkat. Ragam modus dilakukan pelaku untuk...

Nasib PMI (68): Gak Mau Dikonfirmasi, Satim Sponsor TKW Ilegal Malah Blokir Nomor WhatsApp Wartawan

dutapublik.com, KARAWANG – Diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) atau human trafficking, salah satu warga Karawang yang bernama Yayan...

Nasib PMI (65): Sponsor Biadab Tidak Mau Tanggung Jawab, TKW Ilegal Hidup Sengsara Di Negeri Orang

dutapublik.com, KARAWANG –Pengiriman PMI (Pekerja Migran Indonesia) atau TKW (Tenaga Kerja Wanita) secara Ilegal masih terjadi di bumi pertiwi ini, terjadinya...

Nasib PMI (63): Disebut Korban Perdagangan Orang Sebagai Perusahaan Penyalur, PT Sapta Rejeki Jawab Tidak Tahu Dan Tidak Kenal

dutapublik.com, KARAWANG – Masih maraknya pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Timur Tengah meskipun telah diterapkannya kebijakan moratorium oleh...

Nasib PMI (58): Dea Sahara Sebut Data Paspornya Dipalsukan Ketua FPMI Karawang

dutapublik.com, KARAWANG – Dea Sahara wanita berkulit putih berusia 27 tahun diduga merupakan korban perdagangan manusia oleh para Sponsor/PT yang tidak...

Nasib PMI (56): Bisa Pulang Ke Negeri Tercinta, Korban Mafia Perdagangan Orang Asal Desa Kertamukti Ucapkan Terima Kasih 

dutapublik.com, KARAWANG – Dikonfirmasi oleh tim awak media dutapublik.com, beberapa waktu lalu, Dea Sahara warga Dusun Kepuh Jaya RT 02/03 Desa Kertamukti...

Diancam Akan Dibuang Dan Tidak Diurus, Keluarga Dea Sahara Terpaksa Berikan Uang Rp12 Juta Kepada Sponsor Hasil Pinjaman Dari Rentenir

dutapublik.com, KARAWANG – Pada Rabu (19/7), awak media dutapublik.com mengkonfirmasi keluarga Dea Sahara PMI (Pekerja Migran Indonesia) yang berstatus ilegal....

TKW Asal Simalungun Korban Kebejadan Mafia Perdagangan Orang Sindikat Sukabumi

dutapublik.com, SIMALUNGUN – Seorang pekerja migran/TKW asal Simalungun Sumatra Utara mengadukan Nasib dirinya ke sebuah Lembaga Hukum. Sus  (38) yang nekad...