Duta Publik

Tambang Emas Ilegal Di Kotanopan Madina Terus Beroperasi, Diduga Ada Beking Oknum Alat Negara Di Balik Layar

100

dutapublik.com, MADINA – Hasil investigasi mendalam redaksi dutapublik.com terkait aktivitas tambang emas ilegal di Daerah Aliran Sungai Batang Gadis Kecamatan Kotanopan Kabupaten Madina Provinsi Sumatera Utara memperoleh hasil yang mencengangkan dengan fakta-fakta yang membuat miris masyarakat.

Pasalnya dalam investigasi yang dilakukan didapatkan fakta bahwa adanya dugaan oknum alat negara menjadi pembeking dalam kegiatan tambang emas ilegal tersebut. Oknum alat negara tersebut diduga memperoleh manfaat secara materi yang tidak sedikit dengan menjaga kegiatan melawan hukum tersebut.

Menurut narasumber terpercaya yang didapat dutapublik.com yang meminta namanya dirahasiakan mengatakan bahwa adanya oknum alat negara yang ikut serta dalam kegiatan ilegal tersebut membuat sulitnya pembubaran aktivitas dan penegakan hukum dilakukan terhadap para pelaku.

“Ada oknum alat negara yang diduga terlibat di dalamnya, sehingga para pelaku tambang ilegal ini merasa aman dan kebal hukum,” ujar narasumber, beberapa waktu lalu.

Menurut narasumber seandainya tidak ada oknum alat negara yang ikut bermain tentunya pemberantasan dan penegakan hukum kegiatan tambang ilegal tersebut sangat mudah dilakukan oleh aparat penegak hukum. “Dengan bercokolnya oknum alat negara di dalam kegiatan tambang emas ilegal tersebut membuat aparat penegak hukum kesulitan melakukan penegakan hukum,” ungkapnya. 

Sementara itu dalam konfirmasi dutapublik.com terhadap terduga pelaku penambangan ilegal tersebut yang diketahui berinisial P dan B membantah keras mereka terlibat dalam kegiatan melawan hukum tersebut. Mereka berdua kompak menjawab tidak terlibat dalam kegiatan melawan hukum tersebut.

Perlu diketahui bahwa kegiatan penambangan emas ilegal di Kotanopan Madina tersebut terus berjalan hingga kini dengan jumlah belasan alat berat yang digunakan. Tentunya kegiatan tersebut juga merusak alam dan menghancurkan daerah aliran sungai Batang Gadis yang sangat vital bagi warga sekitar. (Uya)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!