Ternyata Ini Alasan Hotman Paris Hutapea Nyiyir Kate Lim

433

dutapublik.com, JAKARTA – Beredar video, Kate Lim, menanggapi pengakuan Hotman Paris Hutapea, yang mengaku dirinya tidak bahagia. Imbas dari serangan membabi buta yang bertubi-tubi dari pengacara kondang 40 tahun, makin menjadi-jadi dan intens. IG Hotman Paris Hutapea, selain menyindir Kate Lim, Bocil 15 tahun dan ayahnya Alvin Lim, seorang pengacara vokal yang didukung mayoritas masyarakat, berisi pula list kasus yang diurus oleh Hotman Paris Hutapea.

Postingan IG ini imbas pernyataan Kate Lim, yang mengatakan masyarakat luas tidak tahu prestasi Hotman Paris Hutapea, sebagai Pengacara dan tidak ada yang tahu, kasus-kasus atau perkara apa yang dilakukan Hotman Paris Hutapea, untuk membela masyarakat luas.

Nampak, bahwa ucapan Kate Lim, walau penuh sopan santun, menusuk tajam di hati dan pikiran Hotman Paris Hutapea, dan membuat Hotman Paris Hutapea, kehilangan kebahagiaan dalam hidupnya. Video yang beredar berisi juga pengakuan Hotman Paris Hutapea, di mana, Hotman Paris Hutapea, berpikir untuk pindah ke Kota Bali dan pindah Agama untuk mencari kebahagiaan.

Hal ini tentunya membuat Netizen bingung. Karena, selama ini, Hotman Paris Hutapea, selalu menampilkan sisi kesuksesan dia sebagai orang kaya yang bisa membeli barang mewah, cincin berlian, mobil Lambo, serta dikelilingi wanita cantik sebagai Aspri-nya.

Namun, siapa sangka bahwa itu semua hanyalah kebohongan publik, karena asisten pribadinya pun tidak benar-benar bekerja sebagai asisten pribadi Hotman Paris Hutapea, dalam pekerjaannya. Bisa dilihat bahwa 200 lebih Aspri yang diklaim sebagian besar tidak pernah ditunjukkan 2 kali atau lebih, menunjukkan ke masyarakat bahwa ada pembodohan publik dan rekayasa keadaan agar nampak seolah Hotman Paris Hutapea, sukses dalam menggaet wanita cantik. Padahal, orang-orang tersebut ketika ditelusuri lebih jauh ada beberapa Selebgram dan pengusaha serta enterpreneur yang bukan lah bekerja sebagai asisten pribadi Hotman Paris Hutapea.

Advokat Bambang Hartono, S.H., M.H., selaku Kadiv Humas LQ Indonesia Law Firm, mengomentari video Hotman Paris Hutapea tersebut dan menyebutkan, bahwa Hotman Paris Hutapea ini membuat kebohongan publik dengan istilah Asisten Pribadi.

“Asisten pribadi, kan, seharusnya orang yang sehari-hari mendampingi dan bekerja mengurus urusan pribadi dan kerjaan sang boss. Bukan foto sekali, dua kali, lalu tidak ada hubungan pekerjaan sama sekali. Masyarakat makin lama makin muak kelakuan Hotman Paris Hutapea, yang membawa-bawa profesi pengacara, namun kelakuannya tidak etis, tidak sopan, dan merusak moral anak bangsa,” ujarnya dalam pers rilis, pada Senin (25/9).

Bambang Hartono, meminta agar KPAI dan Organisasi Advokat di mana Hotman Paris Hutapea, bernaung untuk mengawasi dan menindak tindakan yang dianggap melecehkan dan merusak moral bangsa.

“Pengacara yang memamerkan gaya hidup hedon dan sisi kesusilaan wanita, apalagi ada yang foto dan dipeluk-peluk Hotman Paris Hutapea, adalah wanita bawah umur. Sangat tidak bermoral. Apakah ini kemana moral dan wibawa Indonesia mau ditunjukkan ke kancah internasional? Bahkan, anaknya aja terlihat kecewa ayahnya nenteng-nenteng wanita, gonta ganti, bahkan pernah terang-terangan ngaku selingkuh dengan Meriam Belina dan ditunjukkan depan publik. Sangat merendahkan derajat wanita. Masyarakat perlu waspada dan hati-hati, jangan sampai Hotman Paris Hutapea secara diam-diam merusak moral dan etika generasi masa depan,” tegasnya.

Sementara, Hotman Paris Hutapea, saat dikonfirmasi oleh media dutapublik.com, melalui sambungan telepon selulernya, pada Selasa (26/9), terkait kebenaran informasi bahwa dirinya akan pindah ke Bali, Hotman Paris Hutapea membantahnya.

“Ga benar itu. Gua tidak akan pindah ke Bali. Karena di Jakarta tempat gua nyari duit. Ngapain gua pindah ke Bali? Kalau di Bali gua punya 2 villa,” jelasnya.

Video bisa ditonton di channel YouTube Quotient TV: https://youtu.be/gCfy0cR9fsg?si=t_EfOACj9BMAtJps. (red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *