Ustaz Abdul Somad Ajak Polri Perkuat Silaturahmi Untuk Netralisir Persepsi Negatif

105

dutapublik.com, JAKARTA – Dalam rangka membangun sinergi antara institusi kepolisian dan tokoh agama, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar kegiatan ceramah keagamaan di Mabes Polri dengan menghadirkan Ustaz Abdul Somad (UAS). Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi moral, spiritual, dan sosial antara Polri dan masyarakat.

Dalam ceramahnya, UAS menyampaikan kisah pribadi tentang pentingnya kehadiran polisi sebagai penyejuk dan penetralisir persepsi negatif di tengah masyarakat. Ia mencontohkan bagaimana sebuah pesantren yang sempat dituduh radikal mampu mengubah pandangan publik hanya dengan mengundang Kapolres dan Bhabinkamtibmas.

“Saya punya seorang teman, seorang ustaz, pendiri pesantren. Kebetulan berbeda mazhab dengan saya. Lalu masyarakat menuduh pesantrennya radikal. Saya tanya, bagaimana caranya supaya pesantrenmu tidak lagi dituduh radikal? Katanya, ‘Saya undang Kapolres dan Bhabinkamtibmas datang.’ Setelah itu, masyarakat pun tidak lagi menuduh mereka,” ungkap UAS.

Ia menegaskan bahwa kehadiran aparat dalam momen-momen sosial baik duka maupun suka merupakan bentuk silaturahmi yang sangat membekas dan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat.

“Polisi datang, duduk, diam, bahkan kalau mengantuk pun tidak apa-apa, tetap dihormati. Karena kehadiran itulah yang menyentuh,” tambahnya.

Lebih lanjut, UAS memuji peran aktif Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri yang paling dekat dengan masyarakat. Ia menyarankan agar strategi membangun kepercayaan publik tidak hanya bertumpu pada media sosial, tetapi juga melalui interaksi sosial yang nyata.

Polri menyambut baik pesan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pendekatan humanis dan silaturahmi sosial yang terus digalakkan oleh institusi kepolisian.

Ceramah UAS menjadi pengingat bahwa kehadiran dan kedekatan adalah kunci dalam merawat citra positif Polri di tengah masyarakat. (N.H)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *