dutapublik, CIANJUR – Guna mendongkrak Akselesari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indeks Pendidikan, Dinas Pendidikan dan Olah Raga Kabupaten Cianjur terus bekerja dan berupaya meningkatkan IPM bidang pendidikan dengan membentuk Tim Satgas IPM yang diketuai oleh Sekertaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga.
Demikian dikatakan Helmi Halimudin Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Ketika ditemui diruang kerjanya Rabu (16/11/22).
” Untuk akselerasi peningkatan IPM, kita bidang SMP mewajibkan kepada semua sekolah untuk membentuk Tim Satgas IPM boleh itu di cek kesekolah- sekolah pasti ada tim satgas, ” kata kabid.
Dijelaskan kabid, tugas Satgas ini sendiri yaitu harus ada mendata siswa khususnya siswa kelas 9 kemarin, semua harus terkaper artinya datanya harus jelas.
“Kalau misalkan jumlah keselurahan 100 siswa yang keluar sekolah dinyatakan sudah lulus, maka kita lihat apakah jumlah seluruhnya melanjutkan atau tidak, contoh apabila jumlah dari 100 siswa tersebut hanya 90 orang lulus melanjutkan jenjang ke formal berarti 10 orang lagi harus dicari tahu apakah melanjutkan sekolah atau tidak? Kalau tidak melanjutkan maka tugas kita mendorong agar siswa tersebut mau melanjutkan ke jalur non formal seperti PKBM. jadi semuanya harus terdata by name by adress, ” paparnya.
Lanjutnya, Sementara tingkat kabupaten pun membentuk Tim Satgas sampai ke Tingkat Desa, maka nanti dari Desa akan memberikan data ke setiap kecamatan masing-masing, maka di setiap Sekolah sudah punya data masing -masing.
Adapun anggota Tim satgas itu sendiri adalah Karyawan sekolah tersebut diantaranya ada guru dan TU sekolah. Biar memudahkan bekerja dan mendata. Semua siswa harus terdata, sehingga nantinya ada penguatan apabila ada siswa tidak melanjutkan harus didorong sekolah ke jalur pendidikan nonformal.
” Saya yakin ini adalah suatu program bagus apabila berjalan sesuai rencana, ” ucap kabid.
Pembentukan Tim Satgas ini sudah berjalan beberapa bulan lalu, ebetulnya dari dulu memang sudah di data tetapi belum secara baik dengan alasan belum ada Tim Satgas, nah sekarang sudah ada Tim Satgas sehingga setiap data harus terintegrasi.
“Berbicara suatu program bagaimana program dapat berjalan apabila tidak ada data, maka kita fokus ke data, setelah itu baru melaksanakan program menaikan IPM, ” pungkasnya. (Yn).


