Kegiatan Sadap Getah Pinus Di Taman Nasional Gunung Ciremai Berpotensi Rusak Kelestarian Alam, Polhut Dan TNGC Kemana?

613

dutapublik.com, MAJALENGKA – Kegiatan eksploitasi ekonomi berupa penyadapan getah pohon pinus di Taman Nasional Gunung Ciremai berpotensi merusak kelestarian alam. Pasalnya kegiatan eksploitasi tersebut diduga tidak memperhatikan keberlangsungan hidup pohon pinus yang disadap.

Plang Informasi Terkait Sejumlah Larangan Di TNGC

Menurut narasumber yang tidak mau disebut namanya, kegiatan sadap getah pinus di Taman Nasional Gunung Ciremai tersebut berpotensi mempercepat kematian pohon pinus. Pasalnya kegiatan penyadapan diduga dilakukan dengan serampangan. “Yang saya lihat penyadapan harusnya berjarak 15 cm antar mangkuk, tapi di lapangan jaraknya berdekatan hingga 5 cm saja, ini berpotensi melemahkan batang pohon ketika diterjang angin kencang dan sangat mungkin roboh,” ujar narasumber kepada dutapublik.com, Senin (18/3/2024).

Pohon Pinus Yang Disadap Berdekatan Dengan Plang Informasi Terkait Sejumlah Larangan Di TNGC

Masih kata narasumber, banyak sekali pohon pinus tumbang diterjang angin kencang akibat kegiatan penyadapan yang diduga tidak memperhatikan kelangsungan hidup pohon. “Banyak saya lihat pohon pinus yang disadap dengan cara berlebihan akhirnya tumbang diterjang angin, saya khawatir kalau ini dibiarkan pihak TNGC, pohon pinus yang tumbang akan terus bertambah,” ungkapnya.

Masih kata narasumber, pihak Polisi Hutan juga Balai TNGC masih belum peka dengan adanya eksploitasi getah pinus yang diduga dilakukan dengan membabi buta. “Yang saya herannya pihak Polhut sama TNGC kemana, penyadapan pohon pinus sudah marak terjadi tapi kok masih belum peka,” pungkasnya. (Uya/DenR/Asep Surahman)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *