Ketum FRN: Presiden Instruksikan Tambang Ilegal Magelang Tutup Total 

348

dutapublik.com, JAKARTA – Saat ini tambang pasir ilegal di Magelang Jawa Tengah tutup total. Lokasi tambang sudah sunyi dari alat berat eskavator yang sebelumnya banyak beroperasi.

Dari pantauan tim Perkumpulan Wartawan (PW) Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri di bawah Pimpinan Agus Flores, sekarang ini di lokasi pertambangan ilegal setiap harinya hanya terlihat 4 sampai 5 eskavator ditugaskan menutup lubang lubang tambang.

Dari informasi yang didapat tim PW FRN karena pemilik atau penyewa alat tidak mau beresiko hukum. Selain itu setiap harinya Anggota Gabungan TNI dan Polri sering berlalu lalang mengawasi tambang tersebut.

Baca Juga:  Polres Madina Gelar Press Release Pengungkapan Kasus Narkotika Gol. I Jenis Ganja

Terpisah, Agus Flores Ketua Umum PW FRN Counter Polri menjelaskan, penutupan ini adalah atas Instruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kepada Panglima TNI Jenderal TNI H. Agus Subiyanto, S.E., M.Si., dan Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo.

Baca Juga:  Agus Flores Instruksikan Anggotanya Jadi Mata Mata Operasi Tambang Ilegal Di Kalimantan Dan Sultra

“Selain Pertambangan ilegal ditutup diinstruksikan pula untuk segera menutup kembali lubang lubang tambang,” jelas Agus.

Selain menyampaikan langsung kepada Presiden dan Jenderal TNI/Polri, penutupan ini pun kata Agus tak lepas dari kerja keras tim FRN dan Medianya yang terus memantau lokasi dan menyampaikan perkembangan melalui pemberitaan, sehingga lebih cepat mendapat respon Presiden dan Jenderal TNI/Polri. (Uya)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *