dutapublik.com, KARAWANG – Ketua Umum Gabungan Wartawan Indonesia Satu (Gawaris), Asep Suherman SH, mengecam keras insiden pengeroyokan yang menimpa seorang wartawan di Kabupaten Karawang. Ia menyoroti indikasi keterlibatan oknum TNI dalam peristiwa tersebut, yang menurutnya sangat tidak dapat dibenarkan.
“Kami sangat menyayangkan dan mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK), terlebih jika benar ada keterlibatan oknum TNI. Seharusnya mereka turut membantu memberantas peredaran obat-obatan terlarang, bukan justru membekingi pelaku. Jika benar ada oknum TNI yang terlibat, kami akan melaporkannya ke Subdenpom Karawang atau ke Pomdam III/Siliwangi,” tegas Asep Suherman, yang akrab disapa “Komandan” oleh para jurnalis di Jawa Barat dan Nusantara.
Sebagai purnawirawan TNI yang kini aktif di dunia jurnalistik, Asep Suherman memimpin Gawaris tidak hanya sebagai lembaga profesi wartawan, tetapi juga sebagai lembaga hukum yang siap mengawal proses penegakan keadilan.
“Kami bersama jajaran Gawaris akan mengawal kasus ini hingga tuntas. Jika terbukti ada oknum TNI yang terlibat dalam tindakan melindungi pelaku peredaran narkoba, kami akan pastikan mereka diproses sesuai hukum yang berlaku di lingkungan militer. Kami juga akan berkoordinasi dengan Subdenpom Karawang dan semua pihak terkait di wilayah Karawang,” tegasnya. (Red)





