Lapas Kuningan Gelar Bakti Sosial dan Bagi 150 Takjil di Bulan Ramadhan 1447 H

66

dutapublik.com, KUNINGAN – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan, Lapas Kelas IIA Kuningan menggelar kegiatan bakti sosial dan pembagian takjil kepada masyarakat, Senin (16/3). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Lapas Kuningan terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan bakti sosial dilaksanakan di Yayasan Harapan Robbani, Kabupaten Kuningan, dengan menyerahkan bantuan kepada Graha Yatim dan Dhuafa. Bantuan yang diberikan berupa 50 kilogram beras, tiga dus mi instan, 10 liter minyak goreng, satu peti telur ayam, serta dua dus susu UHT sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap anak yatim dan masyarakat kurang mampu.

Setelah kegiatan bakti sosial, rangkaian acara dilanjutkan dengan pembagian takjil kepada masyarakat yang melintas di sekitar Lapas Kelas IIA Kuningan. Sebanyak 150 paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan sebagai bentuk berbagi kebahagiaan dan keberkahan di bulan suci Ramadhan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari tindak lanjut pelaksanaan 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam bidang pemberian bantuan sosial kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kuningan berupaya untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen Lapas Kuningan dalam berbagi kepada masyarakat. “Melalui kegiatan bakti sosial dan pembagian takjil ini, kami berharap dapat memberikan manfaat serta mempererat hubungan antara Lapas Kuningan dengan masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan semangat kepedulian dan kebersamaan terus tumbuh di lingkungan Lapas Kelas IIA Kuningan, sekaligus mempererat hubungan baik antara petugas pemasyarakatan dan masyarakat di sekitar lapas. Kegiatan sosial seperti ini juga diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. (Haryudi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *