Nasib PMI (90): Nurhasanah Agency Ngaku Tampar TKW Ilegal Atas Nama Sopiah Karena Dianggap Membandel

600

dutapublik.com, KARAWANG – Keberangkatan TKW/TKI/ PMI ke timur tengah sampai hari ini masih berlanjut, ratusan bahkan ribuan TKW /PMI/TKI yang sekarang sudah berada di timur tengah disinyalir dalam proses pemberangkatannya dilakukan secara Ilegal.

Meskipun Pemerintah telah mengeluarkan Kepmenaker Nomor 260 tahun 2015 tentang penghentian dan pelarangan pengiriman TKI ke timur tengah tetap saja kegiatan ilegal tersebut masih menjamur baik itu dilakukan Sponsor, PT atau pihak agency. Mereka diduga terlibat dalam kegiatan pemberangkatan TKI/TKW /PMI ke timur tengah dan dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga.

Sopiah salah satu TKW/TKI/PMI asal
Dusun Karajan Pusakajaya Utara Kecamatan Cilebar Karawang selalu meminta ke sponsor agar ia dipulangkan ke Indonesia, tapi sayang permintaan tersebut tidak digubris. Bahkan Sopiah pun sempat mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari Agency nya.

Dalam percakapan melalui aplikasi WhatsApp dengan agency yang bernama Nurhasanah mengatakan sejumlah hal terkait penganiayaan yang dilakukan olehnya terhadap Sopiah.

“Assalamualaikum ini dengan bapak Adi saya ibu Nur agency Arab Saudi yang mengurusi Sopiah, perlu anda ketahui bahwa semua ini hanya kesalahpahaman yang bersangkutan sendiri sudah meminta maaf kepada saya, sebenarnya persoalannya seperti ini ya pak biar kita tidak saling dirugikan dan merugikan. Kejadian ini begitu cepat Sopiah coba kabur dan ketangkap sama majikannya, itu persoalannya pak, majikannya mengembalikan dia ke agency yaitu ke kantor saya,” ujar Nurhasanah.

“Singkat cerita pak saya bilang kenapa kamu mau kabur, saya tidak kuat disini, tapi tidak mesti kabur kenapa kamu mesti kabur dia bilang karena saya cape dan ga kuat dan sebelum kamu berangkat di PT sudah diarahkan bahwa kerja di arab itu berat dan penanganan ini saya hanya menampar tanpa goresan bibir dan tanpa goresan tangan hanya sepintas saja, maksudnya biar dia takut untuk mengulangi kedua kalinya,” ungkap Nurhasan Agency PMI saat dikonfirmasi oleh awak media dutapublik.com, Senin (5/9). (Adi Sukriyadi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *