dutapublik.com, MANADO – Pdt. DR. Hein Arina terpilih kembali menjadi Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (BPMS GMIM) periode 2022-2027 saat Sidang Majelis Sinode (SMS) ke-81 GMIM, padas Rabu (30/03), di Grand Kawanua Convention Center, Manado.
Hadir langsung Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, S.E., sebagai Ketua SMS (Sidang Majelis Sinode) sekaligus Ketua Panitia Pemilihan, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw sebagai Wakil Ketua Umum Panitia, Jajaran Forkompimda Sulut, para Bupati dan Wali Kota se-Sulawesi Utara, BPMS beserta Jajaran.
Pada pemilihan di Sidang Majelis Sinode GMIM ke 81 tahun, Pdt. DR. Hein Arina, raih 1.560 suara atau sekitar 83% dari jumlah pemilih 1.875 peserta.
Di urutan kedua, yaitu Pdt. Marghrita Dalos dan Pdt Antonius, sedangkan Pdt. Sompe di peringkat tiga.
Pada kesempatan tersebut, Arina didampingi Sekretaris BPMS Sinode Pdt. Evert Tangel juga kembali terpilih.
Berlatar belakang anak Petani, Hein Arina sedari kecil dikenal sederhana, rajin belajar dan suka ke Gereja. Setelah meraih Sarjana Teologi di Univesitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT), pria kelahiran 27 Mei 1974 di Desa Temboan Kecamatan Langowan Selatan Kabupaten Minahasa mengenyam pendidikan Strata dua dan tiga di Presbyterian University and Theological Seminary.
Doktor Teologi ini kemudian menikah dengan Pdt. Vanny Suot dan dikaruniai tiga anak. Ayah dari Kristi, Kim dan Gemmy ini mengawali karier pelayanan di Jemaat Beitel Kamasi Wilayah Tomohon Dua.
Sempat dipercayakan menjadi Dekan Fakultas Teologi di Univesitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT). Kemudian terpilih menjadi Rektor.
Tak hanya cemerlang di bidang Akademik, Suami dari Pdt. Vanny Suoth ini dikenal sukses di berbagai organisasi termasuk gereja.
Adapun Dalam pemilihan tersebut terdapat pula beberapa struktur yang telah memenuhi syarat dan dianggap sah untuk menduduki komposisi Badan Pekerja Majelis Sinode, diantaranya Wakil ketua Bidang Ajaran dan Tata Gereja Djoli Sondakh, Wakil ketua Bidang Pekerja dan Pelsus Joice Sondakh, Wakil ketua Pengembangan Sumber Daya dan Diakonia Steven Kandouw, Wakil ketua Bidang Hukum, HAM dan Sertifikasi Aset Yuddi Robot, Sekretaris Evert Tangel dan Bendahara Windy Lucas.
Sedangkan Struktur yang belum memenuhi syarat dan ikut dalam putaran kedua pemilihan adalah Waket Pembinaan dan Penggembalaan, Waket Misi dan Hubungan Kerja sama, Waket Bidang Data dan Informatika, Wakil Sekretaris Bidang Rumah Tangga, Wakil Sekretaris Komisi Pelayanan dan Wakil Bendahara. (Effendy V. Iskandar)





