dutapublik.com, CIANJUR – Kisah pilu Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tiada henti terus berdatangan pada posko pengaduan dutapublik.com. Diketahui salah satunya adalah PMI bernama Erni yang direkrut oleh PT Bahtera.
Erni hanya berharap kepada pihak pemerintahan bisa membantu kepulangannya. Wanita muda kelahiran Cianjur Jawa Barat kini berstatus PMI ilegal mengeluhkan entah sampai kapan penderitaan ini akan berakhir.
“Pak kapan saya dipulangkan cukup saya yang alami penderitaan ini, saya mohon pada pihak pemerintah tolongin saya pak, saya minta dipulangkan,” ujar Erni.
Lanjut Erni pihak PT Bahtera sudah tidak mau tanggung jawab lagi. Belum lagi pihak kantor Syarikah Nas itu kejam mereka tidak punya hati. “Seandainya bapak bisa berkunjung ke Kantor Syarikah Nas pasti mereka akan ketakutan kalau saya ngadu ke instansi,” ujarnya.
Erni membeberkan kejamnya Syarikah Nas ketika mengadu ke orang yang paham hukum pasti si pengadu akan dihukum bahkan di tampar ditelanjangi oleh kantor Syarikah Nas.
Di sisi lain tim awak media pun mengkonfirmasi petugas BP2MI (Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) bernama Dani dan memberikan informasi terkait PMI Ilegal tersebut. Namun Dani dari BP2MI tidak memberikan respon yang cukup baik terkait informasi tersebut. Pihak Dani sempat menelpon awak media dutapublik.com namun tidak lama karena kendala sinyal. (Rahmat)






