PMI Ilegal Nyaris Diterbangkan Ke Arab Saudi Lewat Bandara Soekarno-Hatta, BP2MI Masih Bungkam

598

dutapublik.com, BANDUNG BARAT – Kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) hingga kini masih terus terjadi dan tak kunjung reda. Beragam modus yang dilakukan oleh oknum pemroses dengan memberikan uang fee yang cukup besar untuk calon korbannya sehingga korban merasa tereksploitasi. Dan hal ini sangat jelas merupakan delik dari kejahatan tindak pidana perdagangan orang.

Seperti halnya yang dialami Nia Maelani, wanita kelahiran Bandung Barat. Dimana ia merasa dijebak oleh rayuan oknum pemroses/agen untuk berkerja sebagai PMI (Pekerja Migran Indonesia) di negara Saudi Arabia. 

Menurut Nia, ia diiming-imingi oleh seorang agen bernama Amin agar mau bekerja sebagai PMI dengan gaji sebesar 1200 riyal. Lalu setelah itu Nia bertanya kepada saudaranya terkait hal di atas dan ia diterangkan bahwa pekerjaan yang ia akan tempuh adalah ilegal. Sehingga Nia memilih untuk menyelamatkan diri di bandara Soekarno-Hatta daripada jadi diterbangkan ke Saudi Arabia.

Selanjutnya tim awak media dutapublik.com mencoba mengkonfirmasi pihak BP2MI (Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia). Kali ini awak media dutapublik.com mencoba mengkonfirmasi pegawai BP2MI, Hari Priyono yang biasa bertugas di Bandara Soekarno-Hatta.

dutapublik.com berupaya menggali informasi dari Hari Priyono, terkait dugaan adanya pemberangkatan PMI Ilegal bernama Nia Maelani lewat Bandara Soekarno-Hatta. Namun sangat disayangkan permintaan konfirmasi dutapublik.com kepada Hari Priyono pada Jumat (7/4) tidak direspon oleh yang bersangkutan.

Begitupula dengan Amin seorang agen yang disebut Nia Maelani memproses keberangkatannya ke Saudi Arabia juga tidak merespon permintaan konfirmasi hingga berita ini dipublikasikan. Tim dutapublik.com dalam konfirmasi ini mempertanyakan legalitas atau perizinan Amin dari BP2MI dalam upaya memberangkatkan Nia Maelani menjadi PMI di Saudi Arabia lewat Bandara Soekarno-Hatta. (Rahmat)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *