Sukmariah PMI Ilegal Asal Banten Adukan Nasib Buruknya Di Saudi Arabia, Disiksa Berkali-Kali Oleh Majikan

363

dutapublik.com, BANTEN – Jerit tangis Pekerja Migran Indonesia tiada henti terus berdatangan pada redaksi dutapublik.com.

Salah satunya adalah Sukmariah wanita kelahiran Serang Provinsi Banten yang saat ini menjadi PMI/TKW ilegal. Ia mengadu karena diduga telah ditipu oleh sponsor/pemroses yang mengiming-imingi gaji besar dan uang fee.

Sukmariah menjerit entah kepada siapa ia meminta pertolongan agar dirinya segera dipulangkan hingga akhirnya ia mengadukan nasibnya ke redaksi dutapublik.com.

“Pak nama saya Sukmariah nama di KTP Mariah, yang memberangkatkan saya itu Pak Irawan yang sponsori saya. Tolongin saya pak, bantu saya agar saya segera dipulangkan,” ungkapnya dengan nada tangis, Sabtu (9/9/2023).

Sukmariah menceritakan bahwa ia memiliki riwayat patah tulang sebelum berangkat ke bekerja ke luar negeri. “Pak saya itu ada bekas patah tulang bahkan saya berani menunjukan hasil Rontgen dari dokter pas waktu di Indonesia, saya pikir ucapan sponsor itu sesuai apa yang dikatakan dia eh taunya saya diproses secara ilegal,” ujarnya.

Sukmariah yang saat ini berstatus ilegal sering menangis akibat siksaan dari majikan yang ke 5 sehingga paspornya pun dibuang olehnya namun sayang ketika pahlawan devisa mengadu pada pihak kantor Sarikah Muin justru ia diacuhkan.

“Saya kerja udah 7 bulan pak saya syok saya habis disiksa oleh majikan yang ke 5 itu bahkan paspor saya juga dibuangin sama majikan itu. Udah gitu pihak kantor Sarikah Muin juga potong gaji saya selama 7 bulan saya kerja dipotong 200-300 riyal,” ujarnya.

Di waktu yang berbeda Supriadi yang merupakan suami dari Sukmariah membenarkan istrinya sering mendapatkan kekerasan oleh majikan yang ke 5. “Ya betul pak istri saya sering dapat siksaan dari majikan yang ke 5 tapi gak tau nama majikannya itu siapa,” ujarnya.

Supriadi berharap semua yang terlibat dalam pemberangkatan istrinya agar bertanggung jawab dan apabila istrinya terjadi hal yang tidak diinginkan maka ia tidak akan tinggal diam dan akan melaporkan perbuatan ini pada pihak yang berwajib.

“Kalau istri saya tidak secepatnya di pulangkan maka saya akan gunakan jalur hukum dan meminta pertanggungjawabannya yang sudah memberangkatkan istri saya ke Saudi Arabia,” tegasnya.

Babeh Irawan yang diketahui sebagai sponsor/pemroses PMI ilegal berdasarkan pengakuan Sukmariah lalu dikonfirmasi via WhatsApp untuk mengetahui respon yang bersangkutan atas pengaduan Sukmariah. Namun sangat disayangkan Whatsapp Babeh Irawan tidak aktif  hingga berita ini dipublikasikan. (Rahmat)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *