dutapublik.com, PALANGKARAYA – Telah terjadi keributan di Jalan Sanang Km 12 Palangka Raya arah Banjarmasin pada Sabtu (3/2/2024) pukul 12.00 WITA. Dimana kejadian ini berawal dari mobil hitam yang melaju menuju lokasi kerja rencana pembuatan kolam ikan di lahan milik Suel.
Menurut keterangan Suel kepada awak media, pada saat itu tiba-tiba pemilik mobil hitam yang berhenti di lokasi kerja kemudian langsung memberhentikan para pekerja. Pada saat itu Suel bersama anak buahnya sedang melakukan pekerjaan pembuatan kolam.
Sontak saja Suel bersama anak buahnya terkejut tiba-tiba ada orang datang langsung marah-marah dan membentak anak buah Suel sambil menyuruh berhenti bekerja dan mengeluarkan alat berat motor dan mobil keluar dari lokasi kerja.
Disitulah terjadi cekcok mulut antara pihak Suel dan orang itu, dan kemudian orang itu mengeluarkan surat yang dianggap miliknya namun tidak diperlihatkan kepada pihak Suel.
“Ditambah lagi mas, orang itu menyebut dirinya adalah anggota Polda Kalteng, masa kalau memang dia anggota Polda Kalteng sikapnya seperti itu tidak ada etika cara bicaranya, tiba-tiba datang marah- marah dan ngamuk-ngamuk,” ujar Suel.
“Seharusnya kan jika dia seorang anggota Polda pasti dia akan bicara baik-baik dengan kami, tidak seperti itu caranya,” katanya.
“Saya sebagai masyarakat merasa keberatan atas perlakuan orang itu jika tanah yang saya miliki itu milik dia bicaralah baik-baik tunjukan surat yang dia punya dan saya juga menunjukan surat yang saya punya ini malah lain, seperti gaya preman saja mas orangnya, dan saya akan lanjutkan kasus ini ke Propam Polda Kalteng,” imbuhnya. (Suparman)





