Bandit Berkedok Debt Collector Kembali Teror Warga, Mengaku Sudah Bekerjasama Dengan Polresta Bekasi

1659

dutapublik.com, BEKASI – Sebuah perlakuan tidak menyenangkan kembali dialami oleh seorang wartawan sebuah media online, kejadian tersebut bermula dari adanya sebuah peristiwa di jalan raya jalur antara Bugel Salam dan pasar Tegaldanas tepatnya di depan sebuah POM Bensin Kecamatan Cikarang Pusat.

Salah Satu Bandit Berkedok Debt Collector Saat Merampas Motor Milik Warga Karawang

Peristiwa tersebut yaitu terkait adanya segerombolan orang mencoba merampas sebuah unit sepeda motor honda jenis Beat milik dua orang pemuda warga Kabupaten Karawang, Senin (23/5).

Mengetahui hal tersebut, Adi Sukriyadi SE. selaku wartawan yang melintas tersebut mencoba mencari keterangan (meliput) dari apa yang sedang terjadi. Namun Adi tak menyangka, saat dirinya mencoba bertanya kepada dua pemuda tersebut gerombolan Bandit yang berjumlah lebih dari lima orang itu mengerubunginya lalu mencecar Adi dengan ucapan kasar, mengintimidasi, melecehkan dan mengusirnya dari lokasi.

“Kamu dari mana, ini bukan urusan kamu, kamera matiin kamu kan gak punya izin dengan nada ngotot dan membentak, lalu saya juga diusir dari lokasi padahal sebelumnya saya sudah memberi tahu bahwa saya itu seorang Pewarta,” ujar Adi.

Adi juga menambahkan, gerombolan yang diduga begal tersebut mengaku anggota dari salah satu LSM yang diketuai oleh Gunawan dan Juli serta juga mengaku suruhan dari pihak sebuah perusahaan finance.

Dalam kesempatan lain, Jainudin warga Cilamaya Karawang dan kawannya yang diduga menjadi korban perampasan oleh begal yang mengaku lising Perusahaan multifinace tersebut menuturkan nasib buruknya kepada dutapublik.com.

“Saya hendak silaturahmi ke saudara saya, tiba-tiba diberhentikan oleh 3 orang awalnya, katanya motor bermasalah dengan bank dan mesti diambil. Pas si abang wartawan ini datang mereka yang ngaku lising nambah lagi menjadi 7 orang,” ungkapnya

“Si Abang wartawan itu emang saya liat dikerubungi sama mereka dan di usir, trus saya di ajak oleh mereka katanya motor saya mau dibawa ke Polsek, tapi mereka gakk ngasih liat KTA polisi atau surat penarikan dari Bank. Saya ikut, tapi akhirnya diturunin di jembatan tol,” sambungnya.

Kata Adi, para bandit tersebut mengaku anggota LSM yang diketuai Tokoh LSM Bekasi Gunawan dan Juli serta mengaku dalam melakukan aksinya sudah direstui oleh pihak Polresta Bekasi.

Sementara itu, pihak-pihak terkait di atas belum berhasil dikonfirmasi hingga berita ini dipublikasikan untuk memperjelas masalah ini. (Uya)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *