dutapublik.com, BANDUNG – Polda Jawa Barat menghimbau agar masyarakat tidak mendekati maupun memasuki jalur KCJB untuk keselamatan bersama, dimana PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sebagai operator dari Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa memang pada saat ini belum ada kereta yang beroperasi, namun tetap ada kereta kerja dan lokomotif diesel dengan kecepatan hingga 80km/jam yang akan berlalu-lalang, sehingga kita selalu mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak masuk ke jalur KCJB karna sangat berbahaya. Selain itu, juga ada aliran listrik bertekanan tinggi sekitar 27.500 volt.
“Untuk itu, Polda Jabar meminta kepada masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur KCJB atau bermain layangan, karena dapat membahayakan proses pengujian yang sedang berlangsung,.” ujarnya.
Adapun tindakan preventif yang dilakukan piha Kepolisian bersama TNI untuk mencegah masyarakat memasuki jalur KCJB, ialah dengan melakukan pengamanan baik dengan memberi pagar pembatas, memasang spanduk, hingga melakukan sosialisasi lewat tokoh-tokoh masyarakat untuk disampaikan kembali kepada warga berikut keluarganya.
“Masyarakat sudah mulai memahami bahwa jalur ini akan segera dilakukan uji coba, sehingga mereka mulai menjauh, tidak mendekat ke jalur KCJB. Jadi kita terus sosialisasi termasuk melalui media massa dan media sosial,” tutup Ibrahim Tompo.




