dutapublik.com, MADINA – Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat, bahwa adanya pekerja Lobang yang berasal dari luar daerah penambang PETI di Desa Hutabargot Nauli Kecamatan Hutabargot yang diduga kuat tertimbun di dalam lobang mencapai puluhan orang penambang.
Hal ini disampaikan salah satu pelangsir batu hasil tambang PETI inisial AD yang menyampaikan via Whatsap kepada awak media. Dalam keterangannya AD mengatakan bahwa adanya dugaan puluhan pekerja Lobang yang tertimbun batuan di dalam Lobang hingga mengakibatkan puluhan orang yang hingga saat ini tidak dapat dikeluarkan dari dalam Lobang.
Menurut informasi yang dihimpun di lapangan bahwa tempat kejadiannya di lobang Bos Tambang inisial FJ yang sudah lama terlibat sebagai penambang ilegal PETI di Lahan Kawasan Hutan Lindung daerah Hutabargot Nauli Kecamatan Hutabargot.
Dedi Saputra DPC LSM Trisakti Madina, dalam menyikapi informasi ini meminta Kapolres Madina agar segera melakukan tindakan hukum agar masyarakat dapat terlindungi dari korban jiwa untuk kedepannya.
“Kegiatan ini memang benar banyak masyarakat yang suka dan banyak juga yang tidak menyukainya dan yang sangat disayangkan bahwa kegiatan tambang ini sampai sekarang para pelaku belum ada yang diamankan oleh kepolisian setempat yaitu Polres Mandailing Natal,” ucap Dedi. (tim)





