dutapublik.com, SURABAYA – Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur periode 2024-2029, Suli Da’im, menyampaikan ucapan Selamat Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2026 kepada seluruh insan pers, khususnya para jurnalis di Jawa Timur.
“Saya, Suli Da’im, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, mengucapkan selamat dan sukses Hari Pers Nasional 2026. Semoga tema Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat menjadi pemacu semangat rekan-rekan jurnalis dalam menjalankan tugasnya,” ujar Suli Da’im, Senin (9/2/2026).
Ia menekankan pentingnya peran pers yang profesional dan independen dalam menjaga demokrasi serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, pers harus mampu memperkuat ekosistem media agar sehat secara finansial, meningkatkan kesejahteraan wartawan, serta menjamin akurasi informasi di tengah maraknya disinformasi.
“Harapan saya, pers mampu memperkuat ekosistem media yang sehat, meningkatkan kesejahteraan wartawan, dan tetap menjaga akurasi informasi di tengah arus disinformasi,” tambah mantan Wakil Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur periode 2004–2009 tersebut.
Pria yang juga pernah menjabat sebagai Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur periode 2009–2014 ini menyoroti pentingnya model bisnis media yang berkelanjutan agar tidak bergantung pada tekanan struktural maupun kepentingan politik, sehingga independensi pers tetap terjaga.
Berdasarkan data sertifikasi wartawan tahun 2026 yang mencatat sebanyak 33.170 jurnalis telah terverifikasi, Suli Da’im menilai masih diperlukan upaya peningkatan kualitas serta perjuangan tunjangan profesi guna mendukung profesionalisme wartawan.
“Pers harus tetap konsisten menjaga kebenaran fakta di tengah derasnya arus disinformasi, demi menciptakan masyarakat yang terinformasi dengan baik,” tegas pria kelahiran Lamongan tersebut.
Suli Da’im yang akrab disapa Kang Suli, serta pernah menjabat sebagai Ketua Umum PW Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur periode 2006–2010 dan Ketua Umum IK UMSURA periode 2025–2029, berharap terbangunnya kemitraan strategis antara pers, pemerintah, dan sektor swasta untuk mendukung pembangunan ekonomi nasional.
“HPN 2026 diharapkan menjadi momentum evaluasi nyata, bukan sekadar seremoni, untuk mewujudkan jurnalisme yang mencerahkan,” pungkas mantan Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur periode 2014-2019 itu. (Muh Nurcholis)





